Hakim AS Larang Pemasangan Label Baru Peringatan Bahaya Merokok

VOA News: Sains dan Kesehatan
VOA News: Sains dan Kesehatan
Hakim AS Larang Pemasangan Label Baru Peringatan Bahaya Merokok
Nov 19th 2011, 23:33

 Sabtu, 19 November 2011

Di Washington, hakim federal, Richard Leon, melarang Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan Amerika (FDA) untuk mensyaratkan pemasangan label-label peringatan baru pada kemasan rokok.

Foto: ASSOCIATED PRESS

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dilarang mensyaratkan pemasangan label peringatan baru bahaya merokok pada kemasan rokok.

Di Washington, hakim federal, Richard Leon, melarang Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan Amerika (FDA) untuk mensyaratkan pemasangan label-label peringatan baru pada kemasan rokok. Hakim Leon memenangkan perusahaan-perusahaan rokok yang mengajukan kasus itu.

Ia melarang sementara peraturan federal baru yang mensyaratkan penempelan label-label peringatan baru yang besar mulai bulan September tahun depan. Ini termasuk gambar-gambar berwarna orang mati atau paru-paru yang rusak.

Tetapi, sementara ini peringatan-peringatan itu hanya boleh dalam bentuk tulisan.

Kongres tadinya minta gambar-gambar berwarna yang menunjukkan bahaya merokok serupa dengan yang dilakukan Kanada. Tetapi, perusahaan-perusahaan rokok itu mengatakan syarat-syarat baru yang disahkan bulan Juni itu melanggar kebebasan bicara yang dijamin Konstitusi.

Hakim Leon mengatakan FDA tidak boleh memberlakukan persyaratan label-label baru sebelum gugatan terhadap pemerintah diputuskan. Sebagian pakar mengatakan proses itu akan makan waktu bertahun-tahun. Hakim Leon yakin perusahaan-perusahaan rokok itu sangat mungkin memenangkan kasus mereka.

Ia mengatakan gambar-gambar itu dirancang untuk memancing emosi, menolak argumen pemerintah bahwa gambar-gambar itu menunjukkan kenyataan. Ia menuduh pemerintah berusaha menggunakan label-label itu untuk mendorong "agenda anti-merokok".

Pimpinan kelompok anti-rokok, the Campaign for Tobacco-Free Kids, menyebut keputusan itu "salah menurut ilmu kesehatan dan salah menurut hukum."

Kira-kira seperlima orang dewasa di Amerika merokok. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan rokok mengakibatkan kematian sekitar enam juta orang di dunia setiap tahun. Lebih dari 600.000 di antaranya  bukan perokok tetapi terpapar asap rokok orang lain.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Hakim AS Larang Pemasangan Label Baru Peringatan Bahaya Merokok

Kesepian Penyebab Insomnia?

VIVAnews - KOSMO
VIVAnews - KOSMO
Kesepian Penyebab Insomnia?
Nov 19th 2011, 22:18

Minggu, 20 November 2011, 05:18 WIB

Finalia Kodrati

VIVAnews - Banyak orang sering mengeluh mengalami kesulitan tidur atau menderita insomnia. Dan mereka merasa tersiksa karena tak bisa tidur nyenyak. Lantas, apakah yang menyebabkan insomnia pada seseorang?

Dokter di Amerika percaya bahwa kesepian merupakan salah satu sebab yang menjadikan seseorang mengalami kesulitan tidur nyenyak. Para ilmuwan yang dipimpin oleh Lianne Kurina dari Universitas Chicago mewawancarai 95 warga di negara bagian di AS, South Dakota.

Mereka memberikan sejumlah pertanyaan kepada para relawan yang terkait dengan kesepian, kecemasan, depresi, dan juga stres. Para peneliti meminta kepada relawan untuk subyektif dalam mengevaluasi kualitas tidur dan mengantuk di siang hari. Rata-rata usia relawan sekitar 40 tahun.

Seperti dikutip dari GeniusBeauty, selama sepekan, seluruh relawan mengenakan gelang khusus di pergelangan tangan mereka untuk mengukur durasi tidur dan perubahan fase tersebut.

Dan dari hasil tersebut, diketahui para relawan yang merasa kesepian, lebih sering terbangun di malam hari daripada relawan lainnya. Frekuensi terbangun biasanya tiba-tiba secara langsung tergantung pada kekuatan perasaan kesepian yang dihadapi.

Lantas, bagaimana untuk mengatasinya? Berkomunikasi dengan teman, mencari teman baru, dan tentunya jangan dilupakan, adalah untuk tetap menjaga komunikasi dengan keluarga dan kerabat. Hal ini dianggap bisa membantu menghilangkan rasa kesepian dan tidak membuat seseorang merasa sendirian.

Di samping itu, mengunjungi tempat-tempat di mana orang bisa bertemu orang-orang dengan minat yang sama seperti klub kebugaran, kelas memasak atau bisa juga memiliki hewan peliharaan. Dengan begitu Anda tidak akan merasa sendiri. (adi)

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Kirim Komentar

Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
' ); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/load/", data: "valIndex=" + a + "&articleId=" + b + "&defaultValue=" + c, success: function(msg){ $("#loadkomen").html(msg); //$(".balasan").hide(); } }) }

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Kesepian Penyebab Insomnia?

5 Alasan Tepat untuk Berhenti Merokok

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
5 Alasan Tepat untuk Berhenti Merokok
Nov 19th 2011, 22:56

TEMPO Interaktif:- Seseorang akan melakukan perubahan jika ia yakin perubahan itu akan membuatnya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Bagi seorang perokok, mereka butuh alasan yang benar-benar tepat untuk membuatnya menghisap rokok untuk terakhir kalinya.

Menurut penuturan beberapa orang yang telah berhenti merokok, kehidupan mereka menjadi lebih baik dan sehat setelah membuang jauh-jauh kebiasaan itu.

Katanya, saat masih merokok, fungsi kelima panca indra mereka menjadi berkurang. Dan semua itu menjadi lebih baik setelah menerapkan hidup yang lebih sehat tanpa rokok.

Dikutip dari laman The Huffington Post,  berikut adalah 5 alasan tepat seseorang untuk berhenti merokok.

1. Indra pembau Indra pembau merupakan yang paling 'primitif' dan terpenting untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Misal, kita menggunakannya untuk mencium aroma masakan, memperingatkan kita akan bahaya kebakaran. Dengan merokok, fungsi indra pembau akan bekurang.

2. Indra peraba "Selain rokok, lalu apa yang akan saya pegang sekarang!" mungkin begitu ungkapan bagi orang-orang yang baru saja merokok. Dan terkadang itu menjadi hal yang menakutkan bagi mereka, karena harus meubah kebiasaan. Untuk itu mungkin ada bisa mencoba banyak hobi lain, seperti permainan kotak kubus, teka-teki silang, merajut, atau bermusik.

3. Indra penglihatan Kita semua tahu, asap rokok menyebabkan iritasi mata. Dengan begitu berhenti merokok membuat Anda mampu menikmati dunia dengan cara yang baru. Saat baru berhenti merokok, cobalah melakukan aktivitas di luar ruangan. Dan jauhi para perokok! Aktifkan panca indra Anda, rasakan sinar matahari yang menyengat di kulit, menghirup udara segar dalam-dalam.

4. Indra pendengaran Sebagai kelompok, para perokok akan mengalami sedikt hambatan pendengaran. Saat Anda mulai berhenti merokok, coba melakukan observasi dengan mendengarkan hiruk pikuk lingkungan seperti berjalan-jalan di keramaian, perhatikan suara kendaraan yang hilir mudik.

5. Indra perasa Ini menjadi salah satu alasan kuat untuk Anda berhenti merokok. Dengan melakukannya, dapat mengembalikan selera makan Anda dengan lebih baik. Mengapa? dengan penciumana yang lebih baik, maka nafsu makan Anda pun akan meningkat. Dan Anda akan menikmati setiap santapan yang ada.

NUR INTAN

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - 5 Alasan Tepat untuk Berhenti Merokok

Cara Kiwi Menjaga Tekanan Darah

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Cara Kiwi Menjaga Tekanan Darah
Nov 19th 2011, 21:56

TEMPO Interaktif,:- Komsumsi buah-buahan, terutama kiwi memang baik untuk kesehatan. Sebuah studi baru-baru ini menjelaskan bahwa mengonsumsi setidaknya 3 buah kiwi dalam sehari akan membantu Anda menjaga tekanan darah.

Seperti dikutip dari laman The Huffington Post, Sabtu 19 November 2011, penelitian American Heart Association menemukan kandungan buah berwarna hijau itu mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Dalam penelitian itu, setidaknya 118 orang pria dan wanita yang berumur di atas 55 tahun diobservasi. Mereka yang jadi responden, umumnya menderita tekanan darah tinggi.

Peneliti lalu membaginya menjadi dua kelompok. Satu memakan tiga buah kiwi dalam sehari selama delapan minggu. Sisanya memakan sebuah apel dalam sehari untuk delapan minggu.   Selama periode penelitian, akhirnya diketahui bahwa mereka yang mengonsumsi kiwi memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan yang memakan apel.

Para peneliti mengatakan, kiwi kaya akan lutein yang memiliki sifat antioksidan. Berdasarkan para peneliti terdahulu diketahui bahwa radikal bebas berhubungan dengan penyebab tekanan darah tinggi. Dan antioksidan dipercaya dapat menangkal radikal bebas.

Kemudian informasi yang dikeluarkan oleh Kementrian Pertanian Amerika Serikat melalui Journal of the American College of Nutrition pada 2007 silam menyebutkan bahwa kiwi merupakan buah dengan kandungan antioksidan tertinggi, sama juga seperti anggur dan blueberries.

NUR INTAN

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Cara Kiwi Menjaga Tekanan Darah

Seret Informasi Bisa Picu Remaja Obesitas

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Seret Informasi Bisa Picu Remaja Obesitas
Nov 19th 2011, 20:56

TEMPO Interaktif,:-Kegemukan atau obesitas saat ini sudah menjadi masalah global pada segala usia, termasuk di Indonesia. Tengok saja, Riset Kesehatan Dasar 2010 menunjukkan 14 persen anak di bawah lima tahun di Tanah Air mengalami obesitas. Tingkat obesitas tertinggi terjadi di Ibu Kota, yakni mencapai 19,6 persen, disusul Sumatera dengan angka 18,3 persen. Riset lain, seperti dilakukan Himpunan Studi Obesitas Indonesia (2004), menyebutkan obesitas pada pria Indonesia mencapai 9,16 persen, sedangkan pada perempuan sekitar 11,2 persen.

Temuan-temuan itu layak dipelototi. Sebab, tak sekadar tak sedap dilihat, obesitas juga berkelit berkelindan dengan sejumlah penyakit, seperti jantung, diabetes, dan hipertensi.

Menurut dokter Edward E. Tambunan, spesialis ilmu kedokteran olahraga, masalah obesitas pada remaja umumnya berakar dari masa kanak-kanak. Celakanya, acap kali orang tua tak menyadari hal itu. "Banyak orang tua yang punya informasi terbatas soal pola hidup sehat, dan menularkan kepada anak-anak mereka," kata Edward, yang dihubungi Jumat lalu, saat meninjau kegiatan para atlet SEA Games di Palembang.

Sekadar contoh, masih banyak orang tua yang menjadikan makanan sebagai hadiah atau iming-iming saat anaknya memiliki masalah emosional. Misalnya, saat anak rewel, agar dia mau berhenti, orang tua menjanjikan makanan ini atau itu. Janjinya, antara lain, membawa si anak menikmati junk food, yang aslinya tidak sehat bagi kesehatan. Buntutnya, asupan makanan pada si anak menjadi tidak terkontrol.

Di samping asupan kalori yang semakin besar dan tak terkendali, sebaliknya Edward melihat anak-anak Indonesia makin jarang bergerak. "Pelajaran olahraga sudah tak cukup untuk memenuhi kebutuhan anak-anak kita bergerak," katanya mengingatkan.

Sejatinya, ada banyak cara memutus jerat obesitas. Sayangnya, informasi tersebut kerap kali tak masuk secara benar di benak para remaja. Penelitian yang dilakukan Philadelphia Youth Risk Behavioral Survey, Amerika Serikat, terhadap 44 ribu remaja di sana, yang hasilnya dilansir dua pekan lalu, menunjukkan hal itu. Banyak responden yang mengalami obesitas hanya punya sedikit pemahaman ihwal bagaimana menurunkan berat badan dengan cara yang sehat dengan perhitungan antara kalori dan olahraga.

Tiga dari empat remaja yang obesitas, demikian survei itu menyebutkan, telah berusaha menurunkan berat badan, tapi mereka juga masih merokok. Besar kemungkinan mereka menganggap merokok merupakan salah satu cara menurunkan berat badan. Padahal anggapan serupa itu salah.

Temuan lain, anak perempuan yang mencoba menurunkan berat badan biasanya menghabiskan 60 menit untuk aktivitas fisik, tapi mereka juga mengkonsumsi minuman bersoda. Menurut Clare Lenhart, kandidat doktoral dalam kesehatan masyarakat dari Temple University in Philadelphia, yang terlibat dalam penelitian ini, paduan seperti itu tidak tepat. "Sekaleng soda mengandung cukup banyak kalori yang bisa mengembalikan semua yang telah dihilangkan oleh aktivitas fisik tersebut," katanya.

Di sisi lain, anak lelaki yang ingin menurunkan berat badan umumnya tak suka berolahraga, tapi malah menghabiskan sekitar tiga jam sehari untuk bermain video game. Jelas, cara ini tak akan efektif melawan obesitas. "Banyak remaja tak tahu bagaimana kalori bisa dibakar dengan olahraga," kata Yolandra Hancock, dokter anak di Children's National Medical Center, Washington.

Selain menekankan pentingnya olahraga, ia menyorongkan info hidup sehat dengan pola 5-2-1-0 untuk mengatasi obesitas. Pola ini berarti lima porsi buah dan sayur, dua jam atau kurang untuk menonton televisi atau bermain video game, satu jam aktivitas fisik, dan sesedikit mungkin atau tidak sama sekali menenggak minuman manis.

l HEALTHDAY | UTAMI

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Seret Informasi Bisa Picu Remaja Obesitas

Ketika Barli Mewujudkan Mimpi Perempuan

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Ketika Barli Mewujudkan Mimpi Perempuan
Nov 19th 2011, 16:37

KOMPAS.com - Menciptakan rancangan berbeda dari biasanya merupakan tantangan sekaligus ujian kreativitas desainer busana. Namun tantangan menjadi lebih mudah diwujudkan, dengan hasil karya yang digemari masyarakat, jika ada impian besar di baliknya. Inilah yang dialami desainer muda Barli Asmara.

Di pekan mode Jakarta Fashion Week 2012, Barli mewujudkan mimpinya, menciptakan rancangan busana siap pakai untuk meningkatkan self esteem perempuan aktif, dengan harga terjangkau. Barli memberikan pilihan kepada perempuan yang ingin tampil sederhana tapi tetap cantik, mengenakan busana siap pakai rancangannya. Impian Barli pun disambut hangat merek kosmetik internasional The Body Shop.

The Body Shop berkolaborasi dengan Barli Asmara menghelat pagelaran busana bertema Flare of Beauty di JFW 2012. Kali ini Barli tampil tak biasa, melalui busana siap pakai yang simpel, ringan, namun tetap menonjolkan garis rancangnya yang feminin.

Koleksi sederhana yang ringan

Koleksi siap pakai berlabel Barli by Barli Asmara ini dirancang dengan potongan sederhana namun tetap menonjolkan keunikan. Seperti perempuan yang memiliki kelebihan juga keunikan di setiap pribadinya.

Busana bersiluet ringan dan flowy, yang juga menjadi ciri khas Barli menonjol dalam koleksi baru ini. Detil draperi dan unfinished seperti rancangan Barli pada umumnya juga tetap melekat namun diaplikasikan lebih ringan.

Pemilihan bahan katun, sifon, voile, satin print, katun linen, dan katun glitter dimaksudkan bukan hanya untuk memungkinkan terciptanya busana siap pakai yang lebih terjangkau. Pemilihan bahan ini juga terkait dengan faktor kenyamanan busana. Pasalnya, Barli menyasar perempuan aktif yang selalu mobile sepanjang hari sebagai pengguna utama busana siap pakai koleksi terbarunya ini. Karenanya, kenyamanan menjadi penting, selain busana yang cantik melekat di tubuh perempuan urban-modern.

"Bahan menyesuaikan iklim di Jakarta, dan menyesuaikan perempuan yang aktif. Tidak terlalu banyak aplikasi pada busana siap pakai ini, namun tetap berkesan cantik. Selain juga tidak terlalu banyak detil, untuk membedakan dengan koleksi couture Barli Asmara," kata Barli saat konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu.

Debut pertama
Memulai sesuatu yang baru dan berbeda memang menimbulkan kekhawatiran. Barli pun demikian, ketika akhirnya memutuskan untuk merealisasikan keinginannya merancang busana siap pakai untuk digunakan harian atau sebagai busana kerja.

"Jujur, saya deg-deg-an dengan respons terhadap busana siap pakai ini," ungkapnya kepada Kompas Female.

Barli mengaku sudah lama menyimpan keinginan melakukan debut perdana di lini siap pakai ini. Tak mudah bagi perancang yang terbiasa mencipta busana made to order juga haute couture untuk menciptakan lini ready-to-wear. Namun bagi Barli, memproduksi busana siap pakai dengan kisaran harga mulai Rp 400.000 hingga Rp 2,5 juta, dengan label Barli dibaliknya, merupakan caranya mewujudkan mimpi perempuan.

Koleksi siap pakai Barli rencananya diluncurkan Maret 2012, bertepatan dengan ulang tahunnya. Nantinya, koleksi berlabel Barli by Barli Asmara ini tersedia di Metro Departement Store di Plaza Senayan.

Koleksi busana berlabel Barli by Barli Asmara ini tersedia dalam ragam pilihan model, seperti mini dress dan long dress berkesan feminin, celana panjang dipadukan atasan kasual, bolero, blazer, kemeja hingga jumpsuit. Beberapa koleksi busana siap pakai Barli ini cocok dikenakan sebagai busana kerja juga untuk busana kasual sehari-hari. Namun beberapa model dapat juga dikenakan untuk busana semi formal yang sederhana berkesan feminin.

Mewujudkan impian orang lain menjadi cara Barli berbagi, sekaligus menantang diri untuk melahirkan kreativitas dan mengembangkan bisnis fashion-nya. Sebelumnya, Barli mendukung desainer belia Rafi, anak dengan keterbatasan (tunarungu) yang mahir membuat sketsa. Rafi memproduksi busana dari sketsa yang dibuat Rafi.

"Saya membantu mewujudkan mimpi Rafi untuk menjadi desainer, saat merayakan ulang tahunnya yang ke-10 lalu," tutur lulusan Komunikasi Bisnis London School of Public Relations Jakarta ini.

Made to order

Tak hanya busana siap pakai yang diciptakan Barli untuk mewujudkan mimpi perempuan yang ingin memakai busana rancangannya. Barli juga menyediakan pilihan untuk busana made to order dengan biaya terjangkau.

"Busana made to order Barli terbagi dua. Khusus couture atau keperluan khusus seperti pernikahan atau evening gown dengan detil. Juga made to order dengan biaya terjangkau," katanya.

Ia menyebutkan, untuk kategori couture, rancangan Barli dibanderol mulai Rp 10 juta. Untuk memberikan pilihan kedua, busana made to order rancangan Barli juga bisa didapatkan dengan kisaran harga Rp 3,5-5,5 juta.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Ketika Barli Mewujudkan Mimpi Perempuan

Rafi, Desainer Belia Menyegarkan Pekan Mode Jakarta

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Rafi, Desainer Belia Menyegarkan Pekan Mode Jakarta
Nov 19th 2011, 18:27

KOMPAS.com - Pekan mode Jakarta Fashion Week 2012 semakin meriah dengan kehadiran desainer belia, berusia 9, Rafi Abdurrahman Ridwan. Busana batik yang ringan dan feminin rancangannya juga menyegarkan, dan layak menjadi pilihan gaya busana kaum hawa.

Rafi adalah desainer istimewa, yang karyanya dinanti dengan antusiasme tinggi oleh penikmat fashion di Jakarta. Bukan karena ia masih belia, namun anak laki-laki ini memiliki kemampuan visual yang tak biasa. Kemampuan inilah yang membuatnya mampu menggambar sketsa busana perempuan, menggunakan alat gambar apapun dengan detil tanpa ada kesalahan.

Melalui fashion show bertema Echoes of Heritage, Rafi berkolaborasi dengan label aksesori Aarti-pieces of art dan label Purana Batik. Mengangkat label PAR (Purana, Aarti, Rafi), desainer belia ini menampilkan busana batik yang feminin siap pakai, dari sketsa yang ia buat dan kumpulkan.

Rafi semakin istimewa, karena desainer cilik yang mengaku terinspirasi oleh Barli Asmara, Sebastian Gunawan dan Tex Saverio ini, tak ingin dikasihani dengan keterbatasan fisiknya. Rafi memang tunarungu, namun dengan fokus pada  kekuatan visual dalam dirinya, kelemahan fisik itu pun terkalahkan.

Rafi adalah contoh, bahwa setiap anak punya cita-cita dan berhak mewujudkan pilihan mimpinya.

Kepada Kompas Female, Rafi mengaku tak hanya ingin menjadi desainer busana ternama. Ia juga ingin memiliki banyak koleksi rancangan untuk mempercantik perempuan, mulai busana, aksesori, juga sepatu.

"Rafi ingin menggambar busana, sepatu, kalung, untuk anak laki-laki dan anak perempuan, bukan hanya perempuan dewasa. Rafi ingin menggambar sketsa 100 baju lagi. Rafi juga mau bertemu model Tyra Banks," katanya melalui penerjemah saat ditanya apa keinginan dan cita-citanya.

Orangtua Rafi, Shinta dan Ridwan mengatakan, Rafi mulai senang membuat sketsa di usia empat tahun. Tokoh dongeng Little Mermaid adalah sumber inspirasinya.

"Rafi suka Little Mermaid, tapi dia bertanya, mengapa Little Mermaid memakai baju terbuka. Saya berusaha menjawab yang ia bisa mengerti. Hingga akhirnya saya kehabisan jawaban. Lalu saya bilang ke Rafi, kalau begitu Rafi saja yang membuat baju untuk Little Mermaid. Sejak itulah ia terus menggambar untuk membuat baju Little Mermaid versinya," jelas Shinta saat konferensi pers di Jakarta, jelang fashion show di hari penutupan JFW 2012, Jumat, 18 November 2011 lalu.

Rafi pun mengembangkan bakat dan minatnya di dunia mode dengan belajar melalui buku dan internet. Murid homeschooling Kak Seto ini tak mengalami kesulitan belajar fashion berkat kemampuan visualnya yang tinggi.

Perancang aksesori Aarti, Ariani Pradjasaputra mengatakan Rafi bisa membuat sketsa dengan alat apapun yang ada.

"Ia tidak pernah membuat garis yang salah. Ia juga tidak menggunakan pinsil terlebih dahulu saat menggambar. Ia sangat visual, apa yang dilihatnya bisa menjadi inspirasi. Dia juga suka warna. Mungkin itu caranya mewarnai hidupnya," kata Ariani.

Kolaborasi
Busana batik terusan, jumpsuit, jaket, coat, dengan padu padan motif batik Solo yang serasi,  ditampilkan PAR di pekan mode jakarta. Pilihan warnanya cerah, lembut dan feminin. Busana batik rancangan Rafi juga kaya detil dan sarat permainan motif yang apik. Ia merancangnya dengan tingkat kedetilan yang tinggi. Rafi pun terlibat dalam pemilihan bahan.

"Nonita Respati dari Purana Batik mengajak Rafi memilih bahan. Kami ingin menumbuhkan kecintaan pada batik kepadanya sejak dini," kata Ariani menambahkan Rafi memilih sendiri tekstil yang akan digunakannya dalam merancang busana.

Mengenai proses kreatif kolaborasi, Ariani menjelaskan, "Prosesnya cepat hanya satu bulan, karena Rafi masih harus menjalani perawatan operasi telinga di Singapura atas bantuan LC Foundation," jelasnya.

Sementara untuk menyiapkan aksesori yang menyesuaikan busana rancangan Rafi, Ariani mengaku harus melakukan perjalanan ke Jawa selama satu minggu berburu bahan aksesori. "Saya mencari bahan dari kehidupan sehari-hari, besek, tikar, untuk dijadikan tas. Caping yang kemudian dijadikan tas ransel," jelas Ariani, yang juga adalah dosen desain produk, dengan latar belakang pendidikan Industrial Design Engineering dan Inovation Management.

Ariani juga menciptakan kalung dari bandul batik dengan menyesuaikan busana rancangan Rafi. Aksesori Aarti berpadu serasi memberikan kesan unik bergaya etnik saat dipadankan dengan busana batik buatan Rafi.

Dengan bimbingan dan pendampingan yang tepat, Rafi dapat semakin berkembang, kata Ariani. Sekarang saja ia bisa menggambar tiga dimensi. Meski sketsa yang ia buat cenderung couture, dengan bimbingan, kemahirannya di bidang fashion dan merancang busana akan terus terasah.

"Desainer sukses bukan karena karyanya disukai media atau banyak diperbincangkan, tetapi apabila karyanya diterima masyarakat," jelas Ariani menambahkan jika ingin menjadi desainer busana ternama, Rafi masih harus melakukan penyesuaian sketsa agar menyesuaikan dengan selera pasar.

Kepada orangtuanya lah, Ariani dan berbagai pihak yang peduli memberikan pesan. "Rafi tidak pernah bilang susah, dia suka merancang baju perempuan karena menurutnya bagus dan penuh warna warni," lanjut Ridwan, ayah Rafi.

LC Foundation selaku penggagas dan pendukung kolaborasi PAR ini berkomitmen men-mbantu Rafi, bukan hanya pengobatannya namun juga mengawalnya meraih mimpi sebagai desainer kenamaan Indonesia.

"LC Foundation fokus pada anak jalanan dan anak dengan keterbatasan. Dengan Rafi, semoga kolaborasi ini dapat berlanjut terus dan kami berkomitmen memberikan dukungan," kata Lia Candrasari, perwakilan dari LC Foundation.

Langkah Rafi masih panjang. Peragaan busana di pekan mode Jakarta merupakan langkah awal sarat makna untuknya meraih mimpi, menjadi desainer serbabisa.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Rafi, Desainer Belia Menyegarkan Pekan Mode Jakarta

Ting-Ting Mengolah Sorjan Lurik

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Ting-Ting Mengolah Sorjan Lurik
Nov 19th 2011, 16:53

KOMPAS.com - Jakarta Fashion Week 2012 (JFW) tak hanya memberi kesempatan bagi brand-brand ternama untuk memamerkan koleksi terbaru sekaligus perkiraan tren di tahun 2012. Label-label busana baru pun mendapat kesempatan yang sama untuk mempublikasikan karya mereka kepada pecinta fashion tanah air. Dua di antaranya adalah Loushkii dan Task and Taste, yang mendapat kesempatan bertemu di panggung yang sama untuk menampilkan busana-busana siap pakai.
 
Saat show-nya di Promenade Stage, Pacific Place, Jakarta, Selasa (15/11/2011) lalu, Loushkii memperkenalkan konsep orisinal mereka, yakni Vivivy. Berasal dari bahasa Latin vivificare yang berarti "untuk membuat hidup lebih hidup", koleksi Fall/Winter 2012 brand ini muncul dengan ciri khas feminin, nyaman, dan chic. Warna-warna yang dipilih adalah crimson dan carmine red, danube blue, light rose pink, forest green, dan warna-warna hangat seperti bettleship grey, carbon black, light tan, dan ivory white.

Mayoritas busana Loushkii dipadukan dengan celana skinny atau legging sehingga cocok bagi pecinta busana kasual yang senang memamerkan bentuk kaki. Namun beberapa koleksinya tampak lebih sporty, salah satu contohnya adalah t-shirt sepanjang paha dengan hood (kupluk) yang diberi nama Nikki Dress. Mengingat panjangnya yang sedikit tanggung, Anda bisa memadukannya dengan legging panjang berwarna hitam. Ada pula blazer dengan potongan kimono berwarna hitam, dan garis-garis tegas warna pink yang memberi kesan hangat bagi pemakainya.

Sedangkan untuk Task and Taste, sang desainer Agustina Budijanto (biasa disapa Ting-Ting) mengeluarkan koleksi busana dengan warna-warna berani seperti kuning, merah menyala, dan biru terang. Untuk busana kasual, Ting-Ting menampilkan semua gaya busana mulai celana panjang, celana pendek, rok pendek, hingga gaun dengan bagian rok yang mengembang. Ting-Ting tidak banyak bermain di aksesori, dan lebih fokus kepada satu warna yang menonjol pada setiap busananya, cocok bagi Anda yang ingin selalu jadi pusat perhatian.

Untuk koleksi musim gugur dan musim dingin yang ditampilkan di JFW ini, Ting-Ting
terinspirasi oleh sorjan lurik dari Yogyakarta. Busana sorjan lurik biasa dikenakan oleh abdi dalem di Keraton Yogyakarta yang memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi kepada Sultan Hamengkubuwono. Bagi orang lain, sorjan lurik mungkin terkesan sangat sederhana, bahkan sering diremehkan. Padahal yang menjadi intinya adalah kesetiaan sang abdi dalem kepada Sultan, bukan busananya. Ting-Ting menangkap pesan itu, dan menuangkannya pada rancangannya. Meskipun idenya sederhana, ia ingin koleksi-koleksi busananya tetap meramaikan dunia fashion tanah air.

Busana sorjan lurik ini didominasi warna biru, sehingga Ting-Ting banyak mengaplikasikan warna biru ke dalam rancangannya. Misalnya membuat syal biru yang dikombinasikan dengan rok kuning-hitam, dan atasan putih. Ia membuat garis tegas warna biru yang membentuk huruf Y pada gaun pendek tanpa lengan berwarna oranye, sehingga aksen tersebut tampak menonjol. Bahkan Ting-Ting mendesain sebuah atasan bergaya one shoulder warna biru dengan celana panjang biru yang dipadukan dengan sepatu stiletto warna biru. Gaun putih dengan rok mekar seperti busana pengantin pun dilengkapi tali yang terbuat dari kain biru.

Ini bisa menjadi inspirasi Anda dalam mempadu busana kasual dengan warna tertentu yang menonjol pada setiap busana Anda.

Ingin melihat galeri foto Jakarta Fashion Week 2012? Klik di sini:
Koleksi Ivan Gunawan
Koleksi Oscar Lawalata dan Justin Smith, The Culture Incarnation
Koleksi Shafira
Koleksi Biyan Wanaatmadja
Koleksi Danar Hadi
Koleksi para selebriti di sesi Grazia Glitz & Glam
Koleksi desainer ASEAN Ashley Isham, Bernard Chandran, Tube Gallery
Koleksi Blaire by Angie Blaire

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Ting-Ting Mengolah Sorjan Lurik

Gaya Urban vs Etnik dari Centro dan Sarinah

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Gaya Urban vs Etnik dari Centro dan Sarinah
Nov 19th 2011, 10:38

KOMPAS.com - Dua toko ritel di Indonesia, Centro Lifestyle Department Store dan Sarinah The Indonesian Emporium, untuk pertama kalinya tampil di event Jakarta Fashion Week 2012. Masing-masing peritel ini memamerkan ciri khas koleksinya, misalnya Centro yang mengambil tema "Urban City Look". Sedangkan Sarinah, yang didirikan pada 17 Agustus 1962, tetap konsisten dengan produk-produk berciri khas lokal dalam show-nya yang bertema "Warisan Budaya dalam Kekinian".

Centro Lifestyle Department Store
Urban City Look, yang diperagakan di Fashion Tent, Pacific Place, Jakarta, Selasa (15/11/2011) lalu, terbagi atas tiga sekuens: Red, Gold, Black & Silver. Ketiganya merupakan warna-warna dari koleksi busana two-pieces maupun dress, sepatu, dan aksesori lain.

Dalam sekuens pertama, gaun merah, atasan, rok mini, dan blazer ngatung berwarna merah membara tampak makin kuat kala dipadukan dengan gaun, atasan, atau rok lurus hitam. Permainan padu-padan tampak dalam koleksi ini, seperti motif polka dot, garis-garis, atau print, yang dikombinasikan dengan atasan atau bawahan polos. Kombinasi bahan juga muncul, seperti blazer dari bahan tweed (kain tenun dari serat wol dengan alur-alur diagonal) dengan atasan dari sifon yang ringan, dan bawahan katun, atau atasan dari bahan rajut yang dikenakan dengan celana 3/4 dari bahan jersey yang melekat di tubuh.

Pada sekuens kedua, kardigan panjang, rok lipit (pleats) dengan panjang midi, gaun, jumpsuit, blazer, rok lurus (pencil skirt), tampil dalam warna-warna emas yang mewah. Paduan feminin dan maskulin muncul dalam bentuk gaun keemasan yang dikenakan dengan jaket kulit hitam, atau rok lipit yang dipakai dengan atasan model jaket. Dalam hal warna, emas juga mudah dipadukan dengan warna gading, krem, atau bahkan motif print dalam warna kelabu.

Sedangkan pada sekuens terakhir, Centro cenderung menampilkan warna yang aman, yaitu hitam, dengan paduan warna keperakan. Misalnya, atasan dengan bishop sleeve (lengan yang melebar di bagian siku atau pergelangan tangan dan dikerut di bagian bawahnya) warna kelabu, dipadukan dengan pants warna hitam. Gaun-gaun hitam bergaya strapless (kemben) dengan bagian dada berwarna keperakan, atau tali pundak yang diberi aksen silver. Sebagai aksesori, dikenakan juga perhiasan-perhiasan perak.

Koleksi Urban City Look mulai dipasarkan hari ini, Sabtu (19/11/2011) untuk menyambut hari raya Natal.

Sarinah The Indonesian Emporium
Dalam show-nya yang ditampilkan di Fashion Tent, Kamis (17/11/2011) lalu, Sarinah mempersembahkan rangkaian busana muslim dan batik tulis halus berkualitas tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa merek batik yang merupakan mitra binaan Sarinah ikut tampil, seperti Baroko dan Batik Rosso. Ada pula busana koleksi desainer yang ada di Sarinah, seperti Sessa, Eco Friendly Batik, dan Galeri Batik Jawa. Nuansa etnik ditampilkan dengan gaya anak muda, karena toko ritel ini juga ingin mengurangi kesan tua dan kuno yang sudah terlanjur melekat pada nama Sarinah.

Ingin melihat galeri foto Jakarta Fashion Week 2012? Klik di sini:
Koleksi Oscar Lawalata dan Justin Smith, The Culture Incarnation
Koleksi Shafira
Koleksi Biyan Wanaatmadja
Koleksi Danar Hadi
Koleksi para selebriti di sesi Grazia Glitz & Glam
Koleksi desainer ASEAN Ashley Isham, Bernard Chandran, Tube Gallery
Koleksi Blaire by Angie Blaire

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Gaya Urban vs Etnik dari Centro dan Sarinah

Puding Yogurt Lapis Nanas

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Puding Yogurt Lapis Nanas
Nov 19th 2011, 09:20

Bahan I:
450 ml air
1 bks agar-agar bubuk putih
100 gr nanas, potong kotak
100 gr gula pasir
2 tetes pewarna kuning muda

Bahan II:
150 gr yogurt
250 ml air
50 gr gula pasir
1 bks agar-agar bubuk
2 putih telur

Bahan saus nanas:
200 ml air
50 gr nanas
75 gr gula pasir
2 sdt tepung maizena

Cara membuat:
1. Rebus bahan I kecuali nanas, sambil diaduk hingga mendidih. Sisihkan. Tuang 1/2 bagian adonan ke dalam loyang setengah lingkaran 12x20 cm, lalu taburkan nanas. Bekukan.
2. Buat bahan II, rebus yogurt, air, dan agar bubuk, sambil diaduk hingga meletup-letup.
3. Kocok putih telur sampai setengah mengembang. Masukkan gula pasir sambil terus dikocok hingga mengembang. Tuang rebusan yogurt dan agar-agar panas ke dalam putih telur kocok sambil dikocok rata.
4. Tuang setengah bagian adonan puding yogurt ke dalam cetakan setebal 1 cm, bekukan. Lakukan bergantian hingga adonan habis.
5. Rebus bahan saus nanas sambil diaduk hingga meletup-letup. Angkat, dinginkan. Sajikan dengan potongan puding nanas.

Untuk 8 porsi

Nilai gizi per porsi:
Energi: 96 Kkal
Protein: 0,9 gr
Lemak: 0,5 gr
Karbohidrat: 22,4 gr

Resep: Hindah Muaris, pemerhati kulinologi

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Puding Yogurt Lapis Nanas

KOTAK PENCARIAN:

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:

=====
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...