Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian I

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian I
Dec 9th 2011, 14:27

KOMPAS.com - Apapun pilihan profesinya, setiap perempuan punya kekuatan dari dalam dirinya untuk berdaya. Perempuan mampu berbuat lebih untuk memberdayakan dirinya, keluarga, juga lingkungan di sekitarnya. Sayangnya, banyak perempuan yang tak  menghargai diri sendiri seutuhnya. Tak sedikit perempuan yang masih perlu di ketuk hatinya, untuk bangkit memberdayakan dirinya.

Ketika perempuan bangkit dan berdaya, akan muncul generasi baru yang lebih baik. Karena perempuan adalah juga seorang ibu, sosok kuat dalam keluarga yang mencetak generasi muda, calon pemimpin masa depan. Kekuatan terpendam dalam diri perempuan inilah yang memotivasi Ainy Fauziyah, CPC, CHt, untuk konsisten menjalani profesi pilihannya, motivator.

"Saya jatuh cinta kepada perempuan. Saya ingin memotivasi sebanyak mungkin perempuan. Kalau diberi akses dan kepercayaan, perempuan akan bangkit, dan lebih percaya diri," jelas Ainy saat sesi wawancara dengan sejumlah media di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sosok ibu kandung Ainy, juga mendorong kecintaannya terhadap perempuan. Bagi Ainy, ibunya yang berprofesi sebagai penjahit, merupakan figur role model yang membanggakan dan membimbingnya menjadi sosok pribadi yang kuat dan berkarakter, dengan bekal pendidikan.

"Kami berasal dari keluarga miskin. Ibu saya penjahit, bapak petani. Meski miskin, satu hal yang membanggakan dari orangtua saya adalah mereka peduli pada pendidikan. Meski ekonomi sulit, mereka memastikan anak-anaknya tetap dapat bersekolah," jelas anak pertama dari lima bersaudara ini.

Mengubah mindset perempuan
Perempuan kelahiran Bangil, 29 November 1969 ini meninggalkan zona nyaman, memilih berhenti bekerja dari organisasi nirlaba internasional, lalu memutuskan menjadi motivator pada 2009. "Saya benar-benar aktif menjadi motivator pada 2010 hingga saat ini," lanjut ibu dari Rafi (12) dan Brisa (10) ini.

Keputusan beralih profesi menjadi motivator sempat disangsikan rekan kerjanya. Namun, keyakinan kuat dari dalam diri, dan kekuatan pikiran membimbing Ainy untuk konsisten pada mimpinya. Mindset, inilah kata kunci yang menyukseskan Ainy menjadi motivator yang fokus pada kepemimpinan dan pengembangan diri.

Kepercayaan diri Ainy untuk menjadi motivator semakin bertumbuh, apalagi dengan mencatat sejarah pribadi, bahwa ia berhasil mengubah mindset rekan kerja, tokoh masyarakat, dan kaum perempuan di Aceh, korban Tsunami.

Ainy terlibat dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh pasca Tsunami saat bekerja di organisasi non profit bidang kemanusiaan. Pengalamannya di Aceh, menjadi titik balik. Perempuan yang berlatar belakang pendidikan Teknik Sipil dari Institut Teknologi Nasional Malang dan Master of Urban Management di Canberra University Australia ini, bertanggungjawab untuk membangun rumah korban Tsunami bersama OXFAM Great Britain, tempatnya bekerja. Namun pekerjaan dan tanggungjawabnya justru meluas ke arah pemberdayaan perempuan, untuk mendukung tugas utamanya, membangun rumah, selama di Aceh.

"Saya menawarkan program training untuk perempuan korban Tsunami di Aceh. Mereka diajarkan cara mengecat rumah, dan digaji, untuk menyelesaikan satu rumah. Satu rumah dikerjakan tiga perempuan. Mereka dibayar sekitar Rp 800.000-Rp 1 juta per rumah lalu hasilnya dibagi kepada tiga perempuan. Program ini berhasil dijalankan. Mereka pun akhirnya memiliki rumah. Meski pada awalnya, usulan ini mendapatkan penolakan, mulai dari rekan kerja, tokoh masyarakat. Sementara perempuan itu sendiri, sebenarnya mau menjalankannya," kisah Ainy.

Dari pengalamannya ini, Ainy memiliki catatan penting. Perempuan mampu dan harus berdaya. Perempuan juga perlu memiliki posisi tawar yang kuat. Saat diremehkan, perempuan harus siap memberikan argumentasi.

"Saya memberikan solusi namun disangsikan. Dalam posisi ini, ketika kita ingin melakukan sesuatu yang baru, harus berargumentasi bahkan dalam tim. Jika solusi yang kita tawarkan tak diterima, minta solusi dari mereka. Jika mereka tak punya solusi, artinya solusi Anda adalah jawaban dari masalah. Begitupun saat berhadapan dengan tokoh masyarakat. Saya kembalikan kepada para perempuan itu sendiri. Saya ajak tokoh masyarakat untuk bertanya langsung kepada para perempuan, apakah mereka mau melakukan pekerjaan laki-laki seperti mengecat rumah? Ternyata para perempuan ini mau," tutur Ainy bersemangat.

Perjalanan dan pengalaman hidup Ainy lah yang memotivasinya untuk menghidupi dirinya dengan menjadi motivator. Meski tak tahu bagaimana caranya menjadi motivator, Ainy terus belajar dan mencari cara untuk mengejar mimpinya ini. Perempuan harus berani bermimpi dan membangkitkan impiannya. Perempuan harus berpikir besar, bertindak cerdas untuk kehidupan lebih baik, namun tetap harus tahu pasti posisinya ada di mana.

"Sejak kecil saya tidak mau menjadi orang yang biasa-biasa saja. Saya selalu berkhayal. Sejak kecil ingin ke luar negeri. Untuk mewujudkannya, setiap bertemu orang asing, saya ajak bicara, karena saya tahu untuk ke luar negeri saya harus bisa berbahasa Inggris. Setiap ada pesawat yang lewat di atas rumah, saya bilang saya ingin naik pesawat. Saya tanya ke ibu, berapa ongkos naik pesawat. Ibu saya hanya bilang mahal, Nak, kita nggak mampu. Tapi saya yakin suatu hari saya bisa naik pesawat," tutur Ainy mengisahkan masa kecilnya.

Impian dan kekuatan pikiran inilah yang menguatkan Ainy, dan mendorongnya untuk selalu berupaya mewujudkan keinginannya. Jika berhasil diterapkannya, maka ia pun yakin perempuan lain mampu melakukannya. Mengubah mindset perempuan menjadi misinya, melalui profesi barunya, sebagai motivator. Atas motivasinya, Ainy pun dinilai layak menerima penghargaan perempuan yang mencerahkan, mengedukasi, dan memberdayakan bersanding bersama 51 perempuan lainnya di Tupperware SheCAN! Award 2011.

(Lanjut ke bagian II)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian I

Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian II (Habis)

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian II (Habis)
Dec 9th 2011, 14:10

KOMPAS.com - Apapun pilihan profesinya, perempuan punya kekuatan dari dalam dirinya untuk berdaya. Perempuan mampu berbuat lebih untuk memberdayakan dirinya, keluarga, juga lingkungan di sekitarnya. Sayangnya, banyak perempuan yang tak menghargai diri sendiri seutuhnya. Tak sedikit perempuan yang masih perlu di ketuk hatinya, untuk bangkit memberdayakan dirinya.

Ketika perempuan bangkit dan berdaya, akan muncul generasi baru yang lebih baik. Karena perempuan adalah juga seorang ibu, sosok kuat dalam keluarga yang mencetak generasi muda, calon pemimpin masa depan. Kekuatan terpendam dalam diri perempuan inilah yang memotivasi Ainy Fauziyah, CPC, CHt, untuk konsisten menjalani profesi pilihannya, motivator.

Super Women Mulia
Bagi Ainy, perempuan yang mulia adalah mereka yang mau belajar, berubah, dan berusaha mewujudkan apa yang ingin dicapainya. Setiap perempuan  adalah mulia, karena tersimpan kekuatan dalam dirinya. Kekuatan inilah yang harus dibangkitkan, dengan bantuan dorongan motivasi dari orang lain. Di sinilah pentingnya peran motivator kehidupan.

Sebagai Motivator Life dan Leadership, Ainy mencurahkan perhatiannya kepada kaum hawa. Ia pun merancang Super Women Mulia, sebuah program motivasi leadership dan pemberdayaan diri untuk perempuan dari berbagai kalangan. Perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga hingga perempuan yang memilih berkarier di berbagai bidang.

"Program motivasi ini menyasar komunitas. Bentuknya sebuah kelas motivasi untuk 20 perempuan," ungkap perempuan yang sukses memberikan pelatihan leadership di berbagai perusahaan nasional dan multinasional, juga personal coaching, melalui motivasi yang digabungkan dengan teknik hypnoterapi, juga pendekatan religi.

Melalui Super Women Mulia, Ainy ingin membantu perempuan menjadi sosok yang lebih bertanggungjawab terhadap diri, suami, anak, lingkungan, dan berusaha mewujudkan impiannya. "Kalau memilih menjadi ibu rumah tangga, perempuan harus menjadi ibu rumah tangga yang spesial, yang juga berdaya terhadap lingkungannya," jelas perempuan yang  selalu merasa termotivasi dengan Oprah Winfrey dan semua perempuan inspiratif yang ditemuinya sepanjang perjalanan hidupnya.

4 nilai
Perempuan yang juga terpilih sebagai satu dari 100 Perempuan Terinspiratif Indonesia 2011 oleh Majalah Kartini ini menyebutkan empat nilai yang harus dimiliki perempuan. Ia menyampaikan empat nilai ini di setiap kelas motivasi untuk komunitas, maupun saat pelatihan leadership bagi perusahaan. Jujur, tanggungjawab, empati, menghormati perbedaan, inilah integritas yang harus ada dalam diri setiap orang, apalagi perempuan.

Setiap kali memotivasi orang lain, terutama perempuan, pesan utama yang disampaikannya penuh semangat adalah bangga menjadi diri sendiri dan berani lah bermimpi. Anda boleh bermimpi apa saja, dengan tanggung jawab dan kejujuran sebagai kontrolnya.

"Saya selalu mendorong perempuan untuk hidup jujur dan bertanggung jawab. Kejujuran dalam pikiran ucapan, dan tindakan. Jangan takut melakukan apa yang diinginkan, yang penting tanggung jawab atas diri. Berani bermimpi tapi juga berani bertanggung jawab. Jangan hanya melihat sesuatu yang indah, tapi berusahalah mewujudkannya," jelas Ainy memotivasi.

Siapa yang butuh motivator?
Ainy adalah seorang motivator sekaligus Certified Professional Coach, Hypnotherapist, Licensed NLP Master Practitioner, yang memiliki keahlian di bidang leadership, interpersonal, performance, karier, eksekutif, life serta parenting. Berpegang pada Ainy Methods, ia menyebarkan motivasi kepada orang lain agar sukses meraih mimpi melalui kejujuran, komitmen, konsistensi, kegigihan, keyakinan, keikhlasan, dan fokus pada tindakan nyata.

"Motivasi dibutuhkan oleh mereka yang ingin maju dan bangkit, bukan orang yang putus asa dan tak mau membangkitkan dirinya," jelas Ainy.

Hidup adalah belajar, itulah sebabnya setiap orang yang mau berkembang membutuhkan motivasi. Menurut Ainy, pilihannya menjadi motivator merupakan tindakan yang tepat dan memberikan kepuasan tersendiri. Apalagi ketika orang yang mendapatkan motivasi darinya berhasil mewujudkan impian.

Meski pilihannya menjadi motivator sempat diragukan, Ainy membuktikan kekuatan mindset dan motivasi diri dapat membantu sesorang menjadi sukses. Bagi Ainy, motivator dibutuhkan di tengah masyarakat yang sedang bergerak maju, termasuk di Indonesia. Keyakinan inilah yang membuatnya sukses menjadi motivator, dan bahkan jalan hidup inilah yang membuatnya dikenal sebagai perempuan inspiratif, dengan meraih beberapa penghargaan dan apresiasi berskala nasional.

Tak hanya berdaya secara finansial sebagai motivator, Ainy juga memberdayakan diri dan kemampuannya untuk memberikan motivasi sosial. "Saya fokus memberikan motivasi pada anak-anak, terutama anak yatim piatu dan dhuafa," katanya.

Anak-anak membutuhkan motivasi, sebagai bentuk perhatian atas impian yang mereka miliki. Anak-anak yatim piatu dan dhuafa ini juga membutuhkan sentuhan motivator, kata Ainy yang mengaku ingin terus mendedikasikan dirinya untuk mendorong anak-anak kalangan menengah bawah untuk mewujudkan mimpinya.

Seminar gratis
Banyak impian yang masih ingin dikejar Ainy. Menjangkau sebanyak mungkin perempuan, membantu mereka fokus pada kualitas diri dan bergerak maju karenanya, adalah misi besar Ainy berikutnya.

"Saya ingin mengadakan seminar motivasi gratis untuk sebanyak mungkin perempuan, mudah-mudahan ada jalan untuk itu nantinya," harap pemilik personal & professional development Ainy Coaching ini.

Selain memotivasi melalui berbagai seminar, pelatihan, coaching, Ainy juga menulis. Baginya, sebuah tulisan punya pengaruh besar untuk memotivasi orang lain. Ia pun rutin menulis melalui buku, blog, dan situs jejaring sosial. Ainy adalah sosok perempuan yang selalu membara saat berbicara mengenai keinginannya untuk berbagi, dan memotivasi orang lain untuk berani bermimpi. "Jangan pernah takut bermimpi, dan juga berbagi," tegasnya sekali lagi.

Baca juga:
Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian 1

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian II (Habis)

Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian 1

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian 1
Dec 9th 2011, 14:10

KOMPAS.com - Apapun pilihan profesinya, setiap perempuan punya kekuatan dari dalam dirinya untuk berdaya. Perempuan mampu berbuat lebih untuk memberdayakan dirinya, keluarga, juga lingkungan di sekitarnya. Sayangnya, banyak perempuan yang tak  menghargai diri sendiri seutuhnya. Tak sedikit perempuan yang masih perlu di ketuk hatinya, untuk bangkit memberdayakan dirinya.

Ketika perempuan bangkit dan berdaya, akan muncul generasi baru yang lebih baik. Karena perempuan adalah juga seorang ibu, sosok kuat dalam keluarga yang mencetak generasi muda, calon pemimpin masa depan. Kekuatan terpendam dalam diri perempuan inilah yang memotivasi Ainy Fauziyah, CPC, CHt, untuk konsisten menjalani profesi pilihannya, motivator.

"Saya jatuh cinta kepada perempuan. Saya ingin memotivasi sebanyak mungkin perempuan. Kalau diberi akses dan kepercayaan, perempuan akan bangkit, dan lebih percaya diri," jelas Ainy saat sesi wawancara dengan sejumlah media di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sosok ibu kandung Ainy, juga mendorong kecintaannya terhadap perempuan. Bagi Ainy, ibunya yang berprofesi sebagai penjahit, merupakan figur role model yang membanggakan dan membimbingnya menjadi sosok pribadi yang kuat dan berkarakter, dengan bekal pendidikan.

"Kami berasal dari keluarga miskin. Ibu saya penjahit, bapak petani. Meski miskin, satu hal yang membanggakan dari orangtua saya adalah mereka peduli pada pendidikan. Meski ekonomi sulit, mereka memastikan anak-anaknya tetap dapat bersekolah," jelas anak pertama dari lima bersaudara ini.

Mengubah mindset perempuan
Perempuan kelahiran Bangil, 29 November 1969 ini meninggalkan zona nyaman, memilih berhenti bekerja dari organisasi nirlaba internasional, lalu memutuskan menjadi motivator pada 2009. "Saya benar-benar aktif menjadi motivator pada 2010 hingga saat ini," lanjut ibu dari Rafi (12) dan Brisa (10) ini.

Keputusan beralih profesi menjadi motivator sempat disangsikan rekan kerjanya. Namun, keyakinan kuat dari dalam diri, dan kekuatan pikiran membimbing Ainy untuk konsisten pada mimpinya. Mindset, inilah kata kunci yang menyukseskan Ainy menjadi motivator yang fokus pada kepemimpinan dan pengembangan diri.

Kepercayaan diri Ainy untuk menjadi motivator semakin bertumbuh, apalagi dengan mencatat sejarah pribadi, bahwa ia berhasil mengubah mindset rekan kerja, tokoh masyarakat, dan kaum perempuan di Aceh, korban Tsunami.

Ainy terlibat dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh pasca Tsunami saat bekerja di organisasi non profit bidang kemanusiaan. Pengalamannya di Aceh, menjadi titik balik. Perempuan yang berlatar belakang pendidikan Teknik Sipil dari Institut Teknologi Nasional Malang dan Master of Urban Management di Canberra University Australia ini, bertanggungjawab untuk membangun rumah korban Tsunami bersama OXFAM Great Britain, tempatnya bekerja. Namun pekerjaan dan tanggungjawabnya justru meluas ke arah pemberdayaan perempuan, untuk mendukung tugas utamanya, membangun rumah, selama di Aceh.

"Saya menawarkan program training untuk perempuan korban Tsunami di Aceh. Mereka diajarkan cara mengecat rumah, dan digaji, untuk menyelesaikan satu rumah. Satu rumah dikerjakan tiga perempuan. Mereka dibayar sekitar Rp 800.000-Rp 1 juta per rumah lalu hasilnya dibagi kepada tiga perempuan. Program ini berhasil dijalankan. Mereka pun akhirnya memiliki rumah. Meski pada awalnya, usulan ini mendapatkan penolakan, mulai dari rekan kerja, tokoh masyarakat. Sementara perempuan itu sendiri, sebenarnya mau menjalankannya," kisah Ainy.

Dari pengalamannya ini, Ainy memiliki catatan penting. Perempuan mampu dan harus berdaya. Perempuan juga perlu memiliki posisi tawar yang kuat. Saat diremehkan, perempuan harus siap memberikan argumentasi.

"Saya memberikan solusi namun disangsikan. Dalam posisi ini, ketika kita ingin melakukan sesuatu yang baru, harus berargumentasi bahkan dalam tim. Jika solusi yang kita tawarkan tak diterima, minta solusi dari mereka. Jika mereka tak punya solusi, artinya solusi Anda adalah jawaban dari masalah. Begitupun saat berhadapan dengan tokoh masyarakat. Saya kembalikan kepada para perempuan itu sendiri. Saya ajak tokoh masyarakat untuk bertanya langsung kepada para perempuan, apakah mereka mau melakukan pekerjaan laki-laki seperti mengecat rumah? Ternyata para perempuan ini mau," tutur Ainy bersemangat.

Perjalanan dan pengalaman hidup Ainy lah yang memotivasinya untuk menghidupi dirinya dengan menjadi motivator. Meski tak tahu bagaimana caranya menjadi motivator, Ainy terus belajar dan mencari cara untuk mengejar mimpinya ini. Perempuan harus berani bermimpi dan membangkitkan impiannya. Perempuan harus berpikir besar, bertindak cerdas untuk kehidupan lebih baik, namun tetap harus tahu pasti posisinya ada di mana.

"Sejak kecil saya tidak mau menjadi orang yang biasa-biasa saja. Saya selalu berkhayal. Sejak kecil ingin ke luar negeri. Untuk mewujudkannya, setiap bertemu orang asing, saya ajak bicara, karena saya tahu untuk ke luar negeri saya harus bisa berbahasa Inggris. Setiap ada pesawat yang lewat di atas rumah, saya bilang saya ingin naik pesawat. Saya tanya ke ibu, berapa ongkos naik pesawat. Ibu saya hanya bilang mahal, Nak, kita nggak mampu. Tapi saya yakin suatu hari saya bisa naik pesawat," tutur Ainy mengisahkan masa kecilnya.

Impian dan kekuatan pikiran inilah yang menguatkan Ainy, dan mendorongnya untuk selalu berupaya mewujudkan keinginannya. Jika berhasil diterapkannya, maka ia pun yakin perempuan lain mampu melakukannya. Mengubah mindset perempuan menjadi misinya, melalui profesi barunya, sebagai motivator. Atas motivasinya, Ainy pun dinilai layak menerima penghargaan perempuan yang mencerahkan, mengedukasi, dan memberdayakan bersanding bersama 51 perempuan lainnya di Tupperware SheCAN! Award 2011.

(Lanjut ke bagian II)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa - Bagian 1

Daftar Lengkap Penerima Penghargaan ITA 2011

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Daftar Lengkap Penerima Penghargaan ITA 2011
Dec 9th 2011, 15:06

Jum'at, 09 Desember 2011 | 21:20 WIB

TEMPO.CO, Jakarta-Berikut daftar penerima penghargaan Indonesia Tourism Award 2011.

Provinsi Terbaik dalam Pengembangan Pariwisata:

  1. Bali

  2. Jakarta

  3. Yogyakarta

Kota dengan Pelayanan Terbaik (bagi wisatawan):

  1. Malang, Jawa Timur

  2. Denpasar, Bali

  3. Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Kota Tujuan Wisata Terfavorit:

  1. Raja Ampat, Papua Barat

  2. Denpasar, Bali

  3. Badung, Bali

Daerah Tujuan Wisata Terfavorit:

  1. Pantai Waisai, Raja Ampat, Papua Barat

  2. Tanah Lot, Bali

  3. Jatim Park (Jawa Timur)

Penghargaan Khusus Pariwisata :

  1. Kota Sawahlunto, Sumatera Barat

  2. Propinsi Bangka Belitung

Kategori Industri Pariwisatwa:

  1. Hotel bintang lima terbaik, Hotel Mulia (Jakarta)

  2. Hotel bintang empat terbaik, Hotel Santika Premire Jakarta

  3. Hotel bintang tiga terbaik, Hotel Aroma's Kuta

  4. Restoran terbaik, restoran Bandar Jakarta

  5. Mal terfavorit, Plaza Senayan (Jakarta),

  6. Mal terfavorit luar Jakarta, Paris Van Java (Bandung)

  7. Mal terfavorit luar Jawa, Ska Mal, Pekan Baru.

Penerbangan Layanan Penuh terfavorit : Garuda Indonesia

Penerbangan Layanan Penerbangan Ekonomi terfavorit : Sriwijaya Air.

Biro Perjalanan terfavorit : Panorama Tour

Armada Taksi terfavorit : Putra

SPA Terfavorit : Javana Spa

Lapangan golf terfavorit : Royale Jakarta

EVIETA FADJAR PUSPORINI

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Daftar Lengkap Penerima Penghargaan ITA 2011

Raja Ampat Destinasi Terfavorit Indonesia Tourisme Award 2011

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Raja Ampat Destinasi Terfavorit Indonesia Tourisme Award 2011
Dec 9th 2011, 15:06

Jum'at, 09 Desember 2011 | 21:01 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Tourism Award (ITA 2011) memberi penghargaan pariwisata kepada 25 kota dan kabupaten di Indonesia dalam acara Anugerah Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Awards (ITA) 2011. Penghargaan dari kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama majalah SWA, Kamis lalu, di Grand Studio Metro TV.

Dalam sambutannya, DR. Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengatakan, ini sebuah momen penganugerahan bersejarah, sekaligus pengakuan kehandalan para kepala daerah dan pelaku industri pariwisata di Indonesia.

Menurut Mari, industri pariwisata maupun pemerintah daerah memegang peranan penting dalam pelayanan kepada wisatawan. "Wisman semakin banyak datang ke Indonesia. Wisatawan harus end to end. Dari mereka datang, jalan-jalan, sampai pulang lagi, dia harus sangat happy. Karena itu, industri penunjang pariwisata penting sekali," ungkapnya dalam jumpa pers ITA 2011.

ITA sudah berlangsung sejak 2008 ini bertujuan untuk mendorong para pemimpin daerah (provinsi, kota, dan kabupaten) serta pelaku industri pariwisata agar terus berbenah dan meningkatkan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan domestik (wisnus) dan mancanegara (wisman).

Penghargaan ini didapat dari hasil survey terhadap 1.500 wisatawan (1.350 wisatawan nusantara dan 150 mancanegara). Serta dari kategori industri pendukung juga melibatkan 100 responden dari kalangan profesional dan eksekutif. Di tiap kota, jumlah responden berkisar 60-90 wisatawan.

Kategori survei meliputi kabupaten atau kota terbaik dalam layanan wisata, kota tujuan wisata favorit, obyek wisata favorit, dan industri penunjang pariwisata terbaik. Penunjang pariwisata terbaik ini dibagi 9 sub kategori yaitu, hotel Berbintang (3-5), maskapai penerbangan, biro perjalanan wisata, taksi, restoran, golf, spa dan mal.

Selain itu, juga akan dipilih berdasarkan kompetisi program, yaitu pemerintah provinsi yang paling berkomitmen terhadap pengembangan pariwisata. Para juri terdiri dari professional dan ahli bidang pariwisata di Indonesia, antara lain: Drs. Imam Hudaya, Daniel Surya, Ir Budi Karya Sumadi, Gatot Sumarsono dan Wuryastuti Sunario.

Kabupaten dan kota terpilih dan meraih penghargaan ITA 2011 adalah, Belitung, Batam, Badung (Bali), Bandung, Bogor,Cirebon, Denpasar, Jakarta, Malang, Makassar, Manado, Padang, Palembang, Pekanbaru, Tanah Toraja, Lombok Barat, Raja Ampat, Sawahlunto, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Tangerang Selatan, Samarinda dan Medan.

Metodologi survei dilakukan dengan mengombinasikan dua model analisa, yakni analisa kepuasan dan net promoter score (NPS) untuk penentuan peringkat kota atau kabupaten paling memuaskan dan direkomendasikan.

"Harapannya ke depan, Indonesia yang sangat kaya akan obyek-obyek wisata menarik akan bisa mengungguli negara-negara lain, terutama di kawasan ASEAN, " ungkap Kemal E. Gani, Pemimpin Umum & Pemimpin Redaksi SWA.

EVIETA FADJAR PUSPORINI

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Raja Ampat Destinasi Terfavorit Indonesia Tourisme Award 2011

Mengapa Menguap Bisa Menular?

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Mengapa Menguap Bisa Menular?
Dec 9th 2011, 14:06

Jum'at, 09 Desember 2011 | 18:45 WIB

TEMPO.CO, - Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa burung-burung menguap bersama-sama. Sementara itu, para peneliti menemukan bahwa menguap lebih mudah menular di antara anggota keluarga atau teman, ketimbang dengan orang yang tidak dikenal.

Kita semua tahu bahwa ketika seseorang menguap, yang lain bisa dengan segera ikut menguap. Namun mengapa fenomena ini terjadi, belumlah diketahui secara jelas.

Temuan terbaru mengungkapkan bahwa empati sosial mempunyai peran penting di sini. Para ilmuwan menemukan bahwa menular tidaknya menguap tergantung dari kuat tidaknya ikatan antara orang-orang yang berada di suatu tempat. Anggota keluarga adalah yang paling mungkin untuk memicu penularan menguap ini, diikuti oleh teman-teman, kemudian baru orang asing atau yang tidak dikenal.

Para peneliti dari Italia, seperti dikutip laman Huffington Post edisi 8 Desember 2011, menghabiskan waktu satu tahun untuk merekam menguapnya 109 orang dewasa--53 pria dan 56 wanita--dari seluruh dunia. Partisipan dibagi dalam kategori 'triggers' yang lebih dulu menguap serta 'observers' yang merespons dengan menguap.

Secara keseluruhan, ada 480 contoh di mana seseorang yang menguap bisa memicu orang lain di dekatnya untuk menguap dalam waktu tiga menit. Kesimpulan dari artikel yang ditulis di jurnal online Public Library Science ONE ini, menurut penulisnya Dr Ivan Norscia dan Dr Elisabeta Palagi dari University of Pisa, "Anggota keluarga adalah pemicu terbesar menguap, baik dari sisi terjadinya maupun dari frekuensi terjadinya."

ARBA'IYAH SATRIANI

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Mengapa Menguap Bisa Menular?

Bagaimana Tren Belanja Distro Bandung Tahun Depan?

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Bagaimana Tren Belanja Distro Bandung Tahun Depan?
Dec 9th 2011, 14:06

Jum'at, 09 Desember 2011 | 18:51 WIB

TEMPO.CO, Bandung - Menjelang 2012, terjadi perubahan tren pakaian di kalangan anak muda yang suka berbelanja ke distribution outlet (distro) di Bandung. Kaus mulai ditinggalkan. Mereka beralih ke pakaian luar seperti kemeja dan jaket.

Menurut pemilik sejumlah distro di Bandung, Fiki Satari, konsumen yang sejak dulu sering membeli kaus distro, kini banyak yang mencari pakaian luaran seperti kemeja berbahan flanel.

Sedangkan untuk penghangat badan di musim hujan, sweater hoodie masih jadi pilihan. Bahan yang dicari umumnya yang tidak terlalu tebal agar bisa juga dipakai sehari-hari.

Begitu pula jaket yang cenderung dipilih karena multifungsi. Misalnya, berbahan tahan air dan tidak terlalu tebal agar tak perlu membawa atau ganti jas hujan di jalan. "Anak muda itu maunya yang praktis, tapi tetap gaya," ujarnya, Jumat, 9 Desember 2011.

Untuk celana, bahan denim dan jins masih diminati. Namun lebih kembali ke bentuk dasar, tanpa corak belel atau robek-robek. Sedangkan sepatu, jenis moccasin diperkirakan kembali dilirik tahun depan karena mudah dipakai dan bentuknya sederhana.

Bagaimana dengan pakaian cewek? "Tren baju masih bergaris dengan warna-warna cerah," kata Ketua Kreatif Independent Clothing Kommunity (KICK) Ade Andriansyah. Bentuk pakaiannya masih sederhana tanpa banyak kerutan.

Adapun tas perempuan yang lebih suka diburu, juga bergaya sederhana. Biasanya untuk jalan-jalan, acara santai, dengan bahan kulit imitasi dan kanvas.

Meski begitu, setiap distro bisa memunculkan tren sendiri di kalangan penggemarnya. Seperti sekarang, kata Fiki, ada distro yang meluncurkan kaus-kaus bertema quotes atau kutipan bahasa gaul di media sosial. "Pasar anak muda itu sangat terpilih dan setiap distro punya ciri khas masing-masing," katanya.

Di Bandung, kini berdiri tak kurang dari 500 distro. Sebagian ada yang tutup dan muncul yang baru setiap tahun. Distro mulai muncul setelah krisis moneter 1997 karena mahalnya pakaian anak-anak muda ketika itu. Selanjutnya usaha ini berkembang untuk menghidupi komunitas band lokal dan majalah independen di Bandung.

ANWAR SISWADI

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Bagaimana Tren Belanja Distro Bandung Tahun Depan?

3 Menit Olahraga Bisa Cegah Diabetes  

Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
3 Menit Olahraga Bisa Cegah Diabetes  
Dec 9th 2011, 14:06

Jum'at, 09 Desember 2011 | 18:28 WIB

TEMPO.CO, Inggris - Temuan terbaru mengungkapkan bahwa hanya satu menit olahraga per hari bisa mencegah terjadinya diabetes. Melakukan sprint tiga kali seminggu ternyata cukup untuk mencegah, bahkan mungkin mengobati diabetes tipe 2.

Para peneliti dari University of Bath di Inggris meminta para relawan untuk melakukan dua kali 20 detik sprint saat bersepeda, tiga kali seminggu. Setelah enam minggu, para peneliti yang bernaung di bawah departemen kesehatan universitas itu melihat peningkatan hingga 28 persen dari fungsi insulin.

Diabetes tipe 2 terjadi akibat level gula dalam darah meningkat mencapai level yang tinggi sehingga membahayakan. Ini terjadi akibat menurunnya fungsi insulin. Kerap kali hal tersebut disebabkan kurang beraktivitas. Kondisi tersebut bisa mengancam kelangsungan hidup dengan terjadinya komplikasi pada jantung, ginjal, mata, dan anggota badan lainnya.

Olahraga rutin ternyata dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah tetap rendah. Namun gaya hidup yang sibuk dan kurangnya motivasi membuat 66 persen dari populasi tidak cukup waktu untuk melakukan 30 menit olahraga per minggu. Hasil penelitian ini dipublikasikan di European Journal of Applied Physiology.

Dr Niel Vollaard, yang memimpin penelitian tersebut, berkata, "Otot kita mempunyai 'toko gula' yang disebut glikogen, yang digunakan saat berolahraga." Untuk mengisinya kembali setelah berolahraga, otot-otot harus mengambilnya dari darah. "Pada orang yang tidak aktif, kebutuhan ototnya lebih sedikit, yang bisa menurunkan sensitivitas insulin. Tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2," ujar dia seperti dikutip Daily Mail edisi 8 Desember 2011.

Menurut Dr Vollaard, "Kita sudah mengetahui bahwa latihan sprint yang sangat intensif bisa meningkatkan sensitivitas insulin, tapi kami juga ingin melihat apakah aktivitas olahraga bisa dibuat lebih mudah dan lebih pendek waktunya."

Dengan pemanasan sebelum dan pendinginan sesudah berolahraga, total waktu yang dibutuhkan pada setiap sesi hanyalah 10 menit. Dikatakan Dr Vollaard, "Kita tahu bahwa tidak ada cara yang lebih cepat dan lebih mudah untuk menggunakan glikogen selain sprint pendek yang kita gunakan dalam penelitian ini."

Dr Vollaard menambahkan, sprint tersebut bisa memecahkan glikogen dalam waktu 20 detik, sementara olahraga dengan kecepatan sedang membutuhkan waktu satu jam. "Ini adalah sesuatu yang benar-benar baru. Tak seorang pun pernah menemukan bahwa sebuah program yang mudah dalam waktu yang pendek bisa memberikan manfaat kesehatan," ujar dia. Bahkan, lanjut dia, olahraga ini bisa dilakukan di tempat kerja.

Hanya, olahraga jenis ini tidak cocok untuk menurunkan berat badan karena sprint terlalu pendek waktunya untuk bisa membakar banyak kalori. Namun secara umum, kesehatan akan meningkat.

ARBA'IYAH SATRIANI

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - 3 Menit Olahraga Bisa Cegah Diabetes  

Gratis, Konser Mini Tari Modern

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Gratis, Konser Mini Tari Modern
Dec 9th 2011, 12:15

KOMPAS.com - Pusat kebudayaan Amerika Serikat, @America di Jakarta mengundang dan memfasilitasi sekitar 50 penari modern, anak dan dewasa, untuk unjuk kebolehan dalam satu panggung.

Pengajar, penari profesional dan murid tari modern ini akan mempertunjukkan tarian hip hop, jazz-kontemporer, dan berbagai jenis tarian modern lainnya di @America, Mal Pasific Place, Jakarta, Minggu, 18 Desember 2011 pukul 13:00-16:00. Anda dapat mengajak teman dan keluarga untuk menikmati konser mini tari modern tanpa dipungut biaya ini.

Kali ini, United Dance Works (UDW) menggelar "Ultimate Dance Challenge #2" dengan mengangkat tema "American Pop Stars". Mereka yang akan tampil di UDC 2 ini di antaranya para guru dan murid dari UDW Dance Academy, penari dari kelas UDW Kids, UDW Bboys, dan tentunya penari profesional UDW yang dipercaya untuk menjadi penari latar sejumlah penyanyi ternama.

Kegiatan berkonsep konser mini ini untuk kali kedua diadakan UDW. Misinya, memberi wadah bagi para murid tari dan penari modern profesional untuk unjuk kebolehan, sekaligus memberikan inspirasi kepada siapapun yang menggemari tari modern.

"Konser mini ini dilakukan dua kali dalam setahun. Sebelumnya UDW mengadakan acara serupa pada Mei 2011 di tempat yang sama. Kegiatan kolaborasi ini dilakukan sebagai bagian dari program promo budaya Amerika di Jakarta," jelas Adhisty Juliani Kampono, pendiri UDW kepada Kompas Female melalui pesan singkat.

Menurut Adhisty, tak mudah mendapatkan kesempatan untuk mengadakan pertunjukkan tari modern, dengan fasilitas lengkap dan dukungan penuh. Termasuk untuk pengunjung, yang dapat menikmati pertunjukkan tari di area pertunjukkan berfasilitas lengkap dan canggih, tanpa dipungut biaya.

"Fasilitas seperti ini jarang di Jakarta. Kalaupun ada, rata-rata harus membayar dengan biaya yang tak sedikit," lanjutnya.

Lokasi yang strategis di mal ternama yang menjadi destinasi hiburan, belanja, juga kuliner masyarakat Jakarta menjadi daya tarik lainnya. Tak heran, pada pertunjukkan pertama awal tahun lalu, konser mini UDW ini kebanjiran pengunjung.

"Pengunjung membludak, antrian cukup panjang. Kebanyakan yang datang adalah anak-anak usia 6-12 tahun, selain juga orang dewasa," tandasnya.

Info kegiatan:
UDW Dance Complex
Telp: 0217198821
www.uniteddanceworks.com

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - Gratis, Konser Mini Tari Modern

6 Kesalahan Ketika Memasak Nasi

KOMPASfemale
KOMPASfemale
6 Kesalahan Ketika Memasak Nasi
Dec 9th 2011, 12:15

KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia masih bergantung pada nasi sebagai makanan utamanya. Namun, yang mengejutkan, ternyata tidak semua orang mengetahui cara memasak nasi yang benar. Berikut adalah beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan ketika memasak nasi.

1. Memberikan terlalu sedikit atau terlalu banyak air
Ketika memasak nasi, yang Anda harapkan adalah beras yang mengembang sempurna menjadi nasi yang pulen. Namun seringkali kita memberikan air terlalu sedikit sehingga nasi menjadi keras, atau malah menjadi lembek karena airnya terlalu banyak. Jika Anda menggunakan jenis beras baru yang belum pernah Anda gunakan sebelumnya, masaklah 1/2 cup beras dengan 1/2 cup air. Sedangkan untuk beras merah, masaklah 1/2 cup beras merah dengan 1 1/4 cup air.

2. Memasak beras merah seperti beras putih
Ketika memasak beras merah, tambahkan air 1/4-1/2 cup air lebih banyak untuk setiap cup beras merah dibanding saat Anda memasak beras putih. Jangan gunakan ukuran yang sama dengan beras putih ketika Anda memasak beras merah, karena akan membuat nasi merah Anda akan menjadi keras dan terasa belum matang.

3. Menutup nasi terlalu lama
Jangan biarkan nasi dalam keadaan terus tertutup setelah nasi matang, karena uap panas yang terkurung dalam alat menanak nasi akan tetap berputar di dalam dan membuat proses pemasakan nasi tetap berlangsung meskipun api sudah dimatikan. Hal ini akan membuat nasi menjadi lebih lembek. Sebaiknya setelah nasi matang, biarkan tertutup selama 10 menit, kemudian hilangkan uap panasnya dengan cara meratakannya dengan garpu secara merata agar uap panasnya keluar dan nasi menjadi lebih pulen. Namun jangan terlalu lama mengaduknya.

4. Terlalu sering diaduk
Biasanya, Anda selalu mengaduk-aduk nasi untuk menghindari tingkat kematangan yang tidak merata. Namun, sebenarnya Anda tak perlu mengaduk nasi yang dimasak terlalu sering karena proses pengadukan ini akan mengaktifkan kandungan pati dalam nasi, dan akan membuat nasi menempel satu sama lain dan berair. Proses pengadukan yang terlalu sering juga akan membuat nasi cepat lembek dan hancur, bahkan halus seperti bubur.

5. Menambahkan garam
Nasi sebenarnya mirip dengan pasta. Jika Anda menambahkan garam ke dalam air maka nasi akan menjadi lebih cepat lunak dan hancur, padahal belum matang sempurna.

6. Menggunakan temperatur tinggi
Mulailah memasak sampai beras Anda mendidih, kemudian turunkan perlahan temperaturnya sampai temperatur rendah. Jika Anda memasak nasi dengan temperatur atau api yang terlalu tinggi, airnya akan cepat menguap sementara beras belum matang. Akibatnya, nasi akan cepat gosong. Sebaiknya, masak beras dalam suhu rendah atau api kecil sehingga suhunya akan stabil dan nasi matang sempurna.

Sumber: Shine

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Baca selengkapnya - 6 Kesalahan Ketika Memasak Nasi

KOTAK PENCARIAN:

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:

=====
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...