Epidemi Penyakit Tidak Menular


Sabtu, 11 September 2010 09:49 WIB

Biasanya kalau kita berbicara epidemi yang terpikir oleh kita adalah penyakit yang dapat menular secara luas. Tetapi, sebenarnya istilah epidemi lebih berarti meluasnya suatu penyakit yang mengenai manusia sampai menyeberang batas-batas wilayah maupun negara. Jadi, dapat diterapkan baik untuk penyakit yang menular maupun untuk yang tidak menular, sepanjang penyakit itu sudah terdapat di hampir setiap negara di dunia ini dan membawa korban manusia yang tidak sedikit.

Penyakit tidak menular yang sudah banyak memakan korban di banyak negara di dunia tersebut adalah kanker, penyakit jantung, dan stroke. Penyakit-penyakit yang menyebar bukan karena kuman atau virus tetapi akibat menyebarnya perilaku hidup manusia. Di Indonesia sendiri, meskipun masih banyak penyakit menular seperti TBC dan malaria, penyebab kematian yang utama sudah diambilalih oleh penyakit tidak menular, seperti stroke, serangan jantung dan kanker.

Bahkan, kini penyakit-penyakit tersebut sudah banyak mengenai usia yang lebih muda, antara 30 – 40 tahun. Usia-usia yang masih dianggap usia produktif, sehingga kematian mereka akan mempunyai dampak ekonomi yang cukup berarti. Berdasar hasil Riset Kesehatan Dasar 2007, kematian akibat penyakit menular menurun dari 44 persen di tahun 1995 menjadi 28 persen di tahun 2007. Sementara kematian akibat penyakit tidak menular meningkat dari 42 persen di tahun 1995 menjadi 60 persen di tahun 2007. Ini peningkatan yang cukup tinggi.

Jika penyebab penyakit menular adalah bakteri atau virus, penyebab penyakit tidak menular adalah perilaku, pola hidup, dan lingkungan. Pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi alkohol, narkoba, obat-obat perangsang ataupun penenang, kurang olah raga, tipe pekerjaan yang banyak duduk, dan pola makanan berkolesterol tinggi serta kurang serat mulai banyak dilakukan oleh angkatan muda,terutama di perkotaan.
Ditambah lagi dengan perilaku yang serba kompetitif akan meningkatkan stres dan menaikkan tekanan darah. Jika semua itu ditambah lagi dengan lingkungan yang tidak sehat dan udara yang tercemar asap rokok, asap knalpot, dan asap industri, membuat angka kematian akibat penyakit tidak menular itu meningkat.

Dalam hal kematian akibat rokok, WHO memperkirakan bahwa jika di tahun 2000 terdapat 4 juta kematian yang berkaitan dengan rokok di sleuruh dunia, maka di tahun 2030 angka itu akan mencapai 10 juta. Sebesar 7 juta di antaranya akan terjadi di negara-negara berkembang dan yang 3 juta terjadi di negara-negara maju. Jumlah kematian sebesar itu tentu akan membebani ekonomi negara-negara berkembang.

Untuk Indonesia, penerimaan negara dari cukai rokok adalah sekitar Rp49 trilun rupiah di tahun 2007 (di tahun 2009 naik menjadi Rp57 triliun). Sebaliknya, biaya untuk mengobati penyakit-penyakit akibat rokok di tahun 2007 mencapai sekitar Rp180 triliun (menurut penelitian Suwarta Kosen dari Badan Litbang Kemkes). Jadi, sebenarnya dalam hal ini negara merugi sangat besar. Hanya saja kerugian yang besar itu tidak langsung dirasakan oleh pemerintah karena biaya kesehatan itu sebagian besar (70 persen) ditanggung langsung oleh masyarakat. Tetapi coba pikirkan, seandainya rakyat tidak perlu mengeluarkan uang sebesar itu, berapa besar peningkatan dana yang dapat mereka tabung atau gunakan untuk kegiatan yang produktif yang kemudian juga akan meningkatkan ekonomi negara.

Di sisi lain, keuntungan hasil berdagang rokok di Indonesia akan dibawa keluar negeri karena dua dari industri rokok besar di Indonesia sudah dimiliki oleh modal asing. Dengan kata lain, mereka membuat dan menjual rokok di Indonesia, mendapat keuntungan besar dari konsumen Indonesia, membawa keuntungan itu ke negara mereka, tetapi penyakit yang ditimbulkannya menjadi beban rakyat dan negara Indonesia.

Untuk menekan angka kematian akibat epidemi penyakit tidak menular ini bukan obat atau vaksin yang diperlukan, tetapi kesadaran masyarakat sendiri untuk mengubah pola hidup yang tidak sehat menjadi pola hidup yang sehat. Bukan hanya mengurangi rokok, tetapi juga pola hidup lainnya, termasuk mengendalikan pencemaran udara dan lingkungan hidup. Masalah epidemi penyakit tidak menular ini konon akan dibahas dalam pertemuan PBB yang membahas pencapaian Sasaran Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals, atau MDGs) bulan depan di Amerika Selatan.

Kartono Mohamad
Mantan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Sumber: http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/analisdetail/2010/09/11/74/Epidemi-Penyakit-Tidak-Menular

Baca selengkapnya - Epidemi Penyakit Tidak Menular

Hilang, 230 Ribu Orang Supertua Jepang

Sabtu, 11 September 2010, 13:09 WIB
Karaniya Dharmasaputra
Orang tua berjalan di depan kuil di Jepang (AP Photo/Junji Kurokawa)

VIVAnews - Lebih dari 230 ribu warga Jepang yang terdaftar berumur 100 tahun lebih, dinyatakan tak dapat ditemukan dan mungkin telah meninggal bertahun-tahun lalu. Demikian dinyatakan sebuah sensus pemerintah Jepang baru-baru ini.

Dari jumlah itu, 77 ribu berumur 120 tahun lebih dan 884 lainnya berumur 150 tahun ke atas. Bulan lalu, Kementerian Kehakiman Jepang memerintahkan pelaksanaan survey itu setelah muncul sejumlah laporan yang menyatakan jumlah orangtua di Negeri Sakura merosot drastis sejalan populasi Jepang yang menua dengan cepat dan ikatan keluarga yang makin melemah.

Secara keseluruhan, data sensus keluarga nasional menemukan bahwa sebanyak 234.354 manula berusia 100 tahun lebih terdaftar masih hidup. Tapi, sebagaimana dinyatakan Kementerian Kehakiman Jepang, Jumat waktu setempat, keberadaan mereka tak lagi diketahui.

Seorang pejabat Kementerian Kehakiman yang minta namanya dirahasiakan mengatakan banyak dari manula yang hilang itu boleh jadi sudah meninggal, tak lagi kontak dengan kerabat mereka, atau pindah ke luar negeri.

Akhir Juli lalu, polisi menemukan Sogen Kato, yang saat itu diperkirakan berumur 111 tahun dan diduga merupakan orang paling tua di Tokyo, ternyata telah meninggal selama 32 tahun, dan mayatnya, astagfirullah, masih tergeletak begitu saja di rumahnya.

Polisi lalu menangkap cucup perempuannya atas tuduhan telah menelantarkan si kakek dan penipuan dana pensiun.

Terungkapnya kasus menggemparkan itu dan kasus-kasus lainnya--penipuan memanfaatkan manula dan banyak orang tua yang hidup terisolasi dan terlantar--telah mendorong adanya penelusuran ulang terhadap laporan Tahunan Kementerian Kesehatan Jepang tentang kaum manula berusia di atas 100 tahun. Laporan tahun lalu menyatakan Jepang memiliki 40.399 kakek-nenek berumur seabad lebih dengan alamat tempat tinggal yang jelas.

Akan tetapi, kata sumber di Biro Statistik Kementerian Kesehatan, survey itu tidak mengubah status Jepang sebagai negara dengan populasi yang beruban dengan cepatnya. Itu karena perhitungan tingkat harapan hidup di negeri ini tidak didasarkan pada data registrasi keluarga.

Persentase populasi berumur 65 lebih di Jepang mencatat rekor tertinggi tahun lalu, sebesar 22,7 persen. Sementara itu, anak muda berumur 14 atau kurang drop menjadi 13,3 persen saja--ini angka terendah di antara 27 negara dengan populasi lebih dari 40 juta orang.

Tingkat rata-rata harapan hidup perempuan Jepang mencapai 86 tahun--tertinggi di dunia, sedangkan pria hampir 80.

• sumber: VIVAnews
Baca selengkapnya - Hilang, 230 Ribu Orang Supertua Jepang

WHO Tetapkan Bunuh Diri Masalah Besar Dunia

Addy Hasan 11/09/2010 10:24
Liputan6.com, New York: Badan Kesehatan Dunia WHO menyerukan kepada seluruh negara anggota Perserikatan Bangsa bangsa menetapkan kasus bunuh diri sebagai masalah besar dunia yang harus segera diatasi bersama. Demikian dikatakan juru bicara Badan Kesehatan Dunia WHO di New York, Amerika Serikat Jumat (10/9).

Juru bicara WHO mengatakan kasus bunuh diri semakin meningkat, tercatat sedikitnya satu juta orang tewas akibat bunuh diri setiap tahunnya. Jika dihitung maka setiap 40 detik seseorang meregang nyawa akibat perbuatannya sendiri. Karena itu, WHO menetapkan setiap tanggal 10 September merupakan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia meminta seluruh negara segera menangani secara dini sebelum aksi Kamikaze itu dilakukan.

Seperti beberapa negara maju serta negara berkembang lain, Indonesia memiliki angka kasus suicide yang cukup signifikan mendekati catatan Jepang yang mencapai lebih dari 30.000 orang per tahunnya. Kebanyakan pelaku melakukan aksi nekat tersebut dilatar belakangi masalah seperti frustasi, sakit menahun yang tak kunjung sembuh, hingga himpitan masalah ekonomi. (NHK/ARI)

Sumber: http://berita.liputan6.com/luarnegeri/201009/295763/WHO.Tetapkan.Bunuh.Diri.Masalah.Besar.Dunia
Baca selengkapnya - WHO Tetapkan Bunuh Diri Masalah Besar Dunia

H+1 Lebaran Stasiun Senen Masih dipadati Pemudik

Jakarta, 11/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Stasiun Besar Pasar Senen, Jakarta Pusat masih dipadati pemudik yang memilih berangkat ke kampung halaman setelah Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah.

Sejak Sabtu (11/9) pagi, pukul 06.45 WIB, tercatat pemberangkatan kereta api Fajar Utama tujuan Yogyakarta sebanyak 392 penumpang. Pada pukul 07.30 WIB juga diberangkatkan kereta api Sawunggaling tujuan Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, dengan 318 penumpang.

Pantauan pada Sabtu siang, ratusan calon penumpang tampak menunggu kereta api yang akan memberangkatkan mereka ke kota tujuan.

Salah seorang calon penumpang, Muryati, yang akan mudik ke Gombong, Kebumen, Jateng, mengaku sengaja mudik pada hari kedua Idul Fitri atau H+1 usai perayaan lebaran karena tidak perlu berdesak-desakan dengan pemudik lainnya.

"Kalau hari ini lebih longgar daripada sebelum Lebaran. Yang penting masih bisa bersilaturrahmi dengan keluarga walau agak telat," kata Muryati.

Sehari sebelumnya, sejumlah pemudik memanfaatkan hari lebaran untuk berangkat ke kampung halaman. Hal itu diungkapkan seorang pemudik, Supini yang akan mudik ke Madiun. "Saya memilih mudik tepat di hari raya untuk mendapatkan kenyaman karena saya membawa serta seluruh angggota dan membawa anak-anak," katanya.

Menurut dia, bila mudiknya sebelum hari raya, cenderung penuh sesak dan ia khawatir pada kesehatan dan kenyamanan anak-anaknya. Supini yang mudik setiap tahun, mengaku menghindari penumpukan penumpang membuatnya lebih nyaman dalam perjalanan.

Namun, jumlah pemudik yang menggunakan kereta api pada hari-H di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, menurun sekitar 30 persen, dibandingkan tahun lalu. Data pemantauan Posko Lebaran Stasiun Senen, pada hari pertama Lebaran, menunjukkan sebanyak 12.706 pemudik.

Staf humas Stasiun Senen, Asmat Saputra, mengatakan penumpang yang mudik pada hari H turun sekitar 30 persen dibandingkan dengan tahun lalu, meskipun tidak mengurangi animo para pengguna kereta api untuk tetap menggunakan moda transportasi itu.

Menurut dia, alasan utama para penumpang mudik di hari-H adalah untuk memperoleh kenyamanan karena jumlah penumpang cenderung normal jika dibandingkan dengan hari-hari sebelum Idul Fitri. (Theo)

sumber: http://www.bipnewsroom.info/index.php?_language=Indonesia&_mainNo=11&_cmsType=HALAMAN%20UTAMA&_contentShow=Ascending&_contentType=Content%20Type&_pageBreak=0&_loginID=&_password=&&newsid=66200&_link=loadnews.php
Baca selengkapnya - H+1 Lebaran Stasiun Senen Masih dipadati Pemudik

Pelayanan Kesehatan 24 Jam Dapat Apresiasi

BERITAJAKARTA.COM — 11-09-2010 16:02

Apresiasi tinggi diberikan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang tetap membuka pelayanan kesehatan instalasi gawat darurat (IGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas 24 jam penuh selama libur lebaran. Kebijakan yang dianmbil pemerintah ini, dinilai sangat tepat. Dengan tetap buka 24 jam, kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dapat selalu terpenuhi.Apresiasi dari masyarakat ini terungkap, saat kegiatan kunjungan Gubenrur DKI Jakarta, Fauzi Bowo ke sejumlah Puskesmas dan RSUD, Sabtu (11/9).

Ketika itu, gubernur banyak mendapat ucapan terimakasih dari para pasien yang merasa diperhatikan kepentinganya. "Untungnya pelayanan puskesmas tetap siaga 24 jam saat libur lebaran, sehingga persalinan saya bisa ditangani dengan selamat," kata Rosita (27), salah seorang pasien bersalin di Puskesmas Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat berbincang-bincang dengan gubernur.Menurut Rosita, dengan tetap dibukanya Puskesmas selama liburan Hari raya Idul Fitri ini, dirinya bisa mendapat pelayanan kesehatan dengan biaya murah. "Saya berterimakasih pada gubernur," ujarnya.

Hal yang sama dikatakan pasien bersalin lainya, Siti Nurjanah (30), yang mengaku senang bisa dilayani di Puskesmas meskipun dalam suasana libur. Menurutnya, kebijakan pemprov kali ini membuktikan kepedulian yang besar terhadap masyarakat. Terlebih saat mengetahui gubernur meninjau langsung pelayanan kesehatan di Puskesmas dan RSUD untuk memastikan warga dilayani dengan baik. "Perasaan saya bahagia sekali mendapat kunjungan dari pejabat nomor satu di Jakarta. Apalagi pada saat momen Idul Fitri seperti ini, semoga saja kunjungan gubernur membawa berkah pada anak saya, sehingga menjadi soleh, berbakti, dan pintar seperti pak gubernur," ujar Siti.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat memang harus tetap diberikan walaupun pada hari libur. Sebab, pelayanan kesehatan adalah hal yang vital dan tidak harus terpengaruh pada hari libur. Buktinya, dalam kunjungan ke beberapa Puskesmas dan RSUD kali ini, pasien tetap banyak seperti pada hari biasa. "Ini menandakan masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan. Apalagi orang sakit tidak bisa diprediksi atau direncanakan sehingga pelayanan kesehatan harus tetap siaga 24 jam," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, selain berbincang dengan pasien gubernur juga berbincang dengan para dokter dan perawat. Gubernur mengucapkan terimakasih kepada mereka, yang tetap menjalankan tugasnya di saat orang lain libur lebaran. "Terimakasih atas kerjasamanya semoga Allah membalas segala amal ibadah kita semua," kata gubernur.

Sebelum meninggalkan Puskesmas Tanjungpriok, gubernur memberikan hadiah kecil kepada pasien bersalin, berupa uang saku atas kelahiran bayi mereka yang bertepatan dengan perayaan Idul Fitri. Sedikitnya ada tujuh pasien bersalin yang mendapatkan bingkisan hadiah persalinan, yakni Siti Yuleha (31) warga Bak Air I, Tanjungpriok yang melahirkan anak ketiga, Lili (28) warga Kebonbawang yang melahirkan anak kedua, Ira (34) warga Swasembada Barat yang melahirkan anak ketiga, Siti Nurjanah (30), warga Warakas yang melahirkan anak kedua, Rosita (27) warga Lagoa yang melahirkan anak pertama, Lastri (29) warga Sungaibambu yang melahirkan anak kedua, dan Sumiati (30) warga Tanjungpriok yang melahirkan anak ketiga.

"Ini hanya sekedar untuk hadiah si kecil, jangan lihat isinya. Semoga bermanfaat untuk membeli perlengkapan bayi, jangan dibeli susu karena bayi harus diberikan air susu ibu (ASI) agar bayinya tumbuh sehat," ucapnya.

Reporter: jackson

Sumber: http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=41188

Baca selengkapnya - Pelayanan Kesehatan 24 Jam Dapat Apresiasi

Penerimaan PNS Tarakan Mulai Oktober 2010

TARAKAN, tribunkaltim.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akan membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tarakan pada Oktober 2010 mendatang.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Tarakan, Asmuni. "Untuk kepastian kapan tanggal pelakasanaan penerimaan CPNS kami belum mengetahui. Jadwal penerimaannya masih kami menunggu informasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN)," ungkapnya.

Asmuni mengatakan, untuk kuota CPNS, Kota Tarakan mendapat kuota dari pemerintah pusat sebanyak 276 CPNS, dengan kualifikasi formasi guru, tenaga kesehatan hingga instansi lainnya seperti kecamatan dan kelurahan.

"Yang paling banyak formasinya guru dan tenaga kesehatan, sebab untuk guru dan tenaga kesehatan kita masih kurang," ujarnya. (jnh)

Lebih lengkap disini: Pembukaan CPNS Pemkot Tarakan | kumpulan askep askeb | download KTI Skripsi | asuhan keperawatan kebidanan
ribuan askep askeb kti skripsi
Baca selengkapnya - Penerimaan PNS Tarakan Mulai Oktober 2010

Pembukaan CPNS Pemkot Tarakan

Oktober 2010, Pemkot Tarakan Buka Peneriman CPNS

Sabtu, 11 September 2010 | 15:47 WITA

TARAKAN, tribunkaltim.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akan membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tarakan pada Oktober 2010 mendatang.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Tarakan, Asmuni. "Untuk kepastian kapan tanggal pelakasanaan penerimaan CPNS kami belum mengetahui. Jadwal penerimaannya masih kami menunggu informasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN)," ungkapnya.

Asmuni mengatakan, untuk kuota CPNS, Kota Tarakan mendapat kuota dari pemerintah pusat sebanyak 276 CPNS, dengan kualifikasi formasi guru, tenaga kesehatan hingga instansi lainnya seperti kecamatan dan kelurahan.

"Yang paling banyak formasinya guru dan tenaga kesehatan, sebab untuk guru dan tenaga kesehatan kita masih kurang," ujarnya. (jnh)

sumber: http://www.tribunkaltim.co.id/read/artikel/66619
Baca selengkapnya - Pembukaan CPNS Pemkot Tarakan

Mencegah penyakit pasca lebaran

WASPADA ONLINE

(blogspot.com)

Bila Anda tidak hati-hati menjaga kondisi kesehatan Anda, bukan tidak mungkin selepas berhari raya, Anda justru harus dihadapkan pada kenyataan kesehatan yang menurun. Karena itu, perlu Anda waspadai penyakit pasca lebaran.

Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM mengatakan, minggu–minggu pertama pasca lebaran, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, puskesmas dan rumah sakit umum daerah akan diramaikan oleh para pemudik yang mengalami infeksi saluran nafas atas dan gangguan perut seperti sakit maag yang kambuh dan diare.

Sedangkan di rumah sakit-rumah sakit besar akan diramaikan oleh pasien sakit berat berupa stroke serta penurunan kesadaran karena gula darah tinggi serta pasien-pasien usia lanjut yang mengalami gangguan pernafasan (antara lain pneumonia) dan gangguan jantung (gagal jantung).

Ari menjelaskan, gangguan kesehatan akibat penyakit ini sebenarnya dapat dicegah. Secara umum penyakit seputar lebaran dapat terjadi segera setelah seseorang tersebut sampai di kampung halaman setelah melakukan perjalanan mudik yang melelahkan.

Penyakit tersebut juga dapat timbul karena makanan atau minuman yang dimakan baik selama mudik atau pada saat lebaran kualitasnya tidak terjaga. Penyakit pasca lebaran biasanya juga timbul karena kekambuhan penyakit kronik yang sudah diderita sebelumnya. Penyakit ini timbul karena keterbatasan obat dan kesulitan mendapatkan obat saat liburan lebaran.

Selain itu, pola makan yang tidak ketat selama lebaran cenderung membuat seseorang yang sudah mempunyai penyakit kronik ini mengalami kekambuhan karena kurang memperhatikan makanan yang dimakan.

Ditambahkannya, siapa pun maklum bahwa selama lebaran pembantu yang biasanya mengurusi rumah tangga umumnya juga akan berlebaran. Ketiadaan pembantu juga membawa dampak kepada kesehatan.
(dat07/per)
Baca selengkapnya - Mencegah penyakit pasca lebaran

1 Menit Terindeks, spektakuler atau hanya kebetulan semata?

Iseng main-main di browsing Google, mencari tips dan trik agar dalam postingan dalam 1 menit terindeks di Google. Luar biasa sekarang 9-9-2010 tepat pukul 1.04 dini hari WIB frasa untuk 1 menit terindeks di Google sangat populer ada Sekitar 461,000,000 hasil pencarian.Wah, berapa lama waktu yang diperlukan untuk membuka semua hasil pencarian.

Inginnya seh, isi postingan ini copas dari blog yang ada dijajaran tertinggi Google, tapi sekali-kali bikin unik konten walaupun dengan bahasa sederhana dan pas-pasan. Ternyata sangat sulit sekali membikin unik konten dengan pemikiran kita, secara gitu membikin posting copas dalam 30 menit mungkin sudah puluhan namun untuk unik konten hanya bisa 1 postingan. Mungkin ini yang membuat Googlebot menyukai unik konten.

Kembali ke pokok permasalahan 1 Menit Terindeks, mungkinkah?
Jelas sangat memungkinkan jika kita menerapkan black seo maka akan dengan cepat masuk jajaran atas Google tapi siap-siap nanggung resikonya masuk ke Google sandbox. Blog ini juga pernah dikarantina Google, saya sendiri tidak mengerti apa karena black SEO, analisa terus saya lakukan ternyata ada yang salah dalam pengaturan DNS domainnya. Lah gimana baru ketahuan setelah 4 bulan dengan 4.000 - 5.000 visitor unik / hari kemudian menjadi 400-500 IP Unik / hari. Sungguh suatu kekecewaan yang sangat tidak terobati. Tertatih-tatih blog ini akhirnya keluar dari Google sandbox tapi saya harus cukup puas dengan hanya 2.000 - 3.000 visitor unik / hari.

1 Menit Terindeks, antara spektakuler dan kebetulan mungkin tidak ada ahli SEO sekalipun yang bisa menjawab. Apakah anda bisa menjawab??

Berikut ini adalah pengalaman beberapa blogger yang sudah mengalami 1 menit postingan terindeks di Google (maaf copas ya!, maaf juga panjang banget...)

Kurang dari dua bulan blog ini dibuat, namun aku semangat sekali mengelola blog ini termasuk membuat artikel satu menit terindeks google (mungkinkah hanya kebetulan?) karena aku ingin sharing kepada teman yang ada di dunia maya. Sebenarnya aku bingung mau menulis tema apa untuk artikel ini, karena baru saja tadi aku membuat satu postingan sekarang sudah menekan beberapa tombol dan satu spasi di PC aku ini. Seperti di artikel sebelumnya, karena libur hari ini aku berusaha menulis artikel cara cepat terindeks google atau cara 1 menit terindeks google setelah tadi membuat cara terindeks di one page google (Baca: Terindeks di one page google) menjadi salah satu kebanggaan bagiku sendiri. Mengapa gambar disamping menunjukan menit jam? Karena itu untuk melambangkan terindeks di google jadi memang dijaka dilihat secara biasa tidak akan tahu artinya, namun jika artikel ini dibaca secara rinci tentu tahu maksudnya.

Hari ini merupakan kejutan bagiku karena bisa menulis artikel langsung terindeks google setelah satu menit, tapi mungkinkah itu kebetulan lagi? Karena aku belum mengetahui teknik tentang search engine. Tapi pertamanya aku pernah menuliskan artikel mengenai Satu jam terindeks google aku hanya mengira semua itu kebetulan akan tetapi setelah beberapa saat aku menulis lagi tentang terindeks dalam 48 menit dari situ aku berpikir apakah bisa ditingkatkan lagi? Satu hari kemudian aku kembali menulis artikel, ajaibnya ini lebih cepat dari sebelumnya karena 11 menit terindeks google disitu aku mulai yakin bahwa semua ini bisa aku tingkatkan lagi. Karena belum puas, setelah tadi menulis artikel beberapa saat aku langsung cek di pencarian pada blog ini ternyata hasilnya satu menit sudah terindeks google.

Hanya satu menit terindeks?
Aku benar-benar bingung sekali ternyata blog baru ini bisa melakukan hal seperti ini, memang sangat aneh bagi aku sendiri. Silakan lihat sedikit gambar di bawah ini


Aku memasukan keyword terindeks ternyata sudah ada, coba lihat pada gambar yang aku tandai dengan warna merah ada keterangan satu menit yang lalu. Sekarang aku mulai bertanya lagi, apakah semua ini hanya kebetulan? Akhirnya satu menit aku sudah bisa terindeks, aku sangat senang sekali dengan hal ini. Aku masih penasaran, akhirnya aku coba mencari langsung di google dengan keyword 'terindeks di one page google' ajaibnya blog aku muncul di halaman pertama.


Aku senang sekali bisa langsung berada di atas walaupun berbeda mungkin karena agak lama jadi keterangannya dua menit yang lalu. Tapi aku terus terang senang sekali sobat.


Mungkinkah hanya kebetulan terindeks google?
Memang blog ini masih baru dan aku juga masih belum lama bergelut dengan dunia blog, aku hanya berusaha semaksimal mungkin mengelola blog aku ini. Buat sobat master mungkinkah ini kebetulan? Aku ingin tahu penyebabnya karena aku masih belajar mengenai search engine.

Kesimpulan akhir...
Jangan mengira aku jago dalam seo, akan tetapi aku hanya belajar dan berusaha semaksimal mungkin. Bagi kamu yang ingin mengikuti langkah-langkah yang telah aku laksanakan silakan baca Artikel SEO dari blog ini. Atau silakan search di atas kanan blog untuk mencari artikel yang kamu inginkan, dan semoga kamu juga bisa satu menit terindeks google.

Sumber : http://www.siswatkj.co.cc/2010/07/satu-menit-terindeks-google-mungkinkah.html


Ini hanya sekedar sharing aja, kalo ternyata cepat terindeks di Google ternyata bisa secepat ini. Rekor terindeks BCC nih. Hahaha. Artikel tentang Tempat Service Komputer Jakarta yang kemarin diposting ternyata bisa dapet waktu satu menit aja untuk bisa terindeks dan tampil di halaman pertama.

Tapi emang kata kuncinya ga terlalu rame juga sih. Cuma satu juta kurang dikit, hahaha.. Jadi pengen kunjungi Wisata Pandeglang. Mungkin Sandbox uda mulai diterapin di Google Search. Tapi gatau juga deh.

Screenshotnya bisa dilihat dibawah ini :

Cepat Terindeks di Google
Kata kunci yang ditargetkan adalah "tempat service komputer Jakarta". Blog yang masih ketar-ketir di Kenali Kunjungi Objek Wisata Pandeglang ini baru pernah ngalamin hal kayak diatas. Selain masih ketar-ketir, visitor juga mulai turun nih. Jarang nembak keyword lagi sih. Hahaha.. Yauda, udahan ah. Cuma mau berbagi aja tentang 1 menit terindeks, masuk halaman 1 Google. Untuk yang mau nembak keyword serupa juga, masih bisa tembak "tempat service elektronik", "pusat service handphone", "service AC", dll. Visitornya cukup lumayan..

Sumber: http://www.bloggerceria.com/2009/09/1-menit-terindeks-langsung-halaman-1.html


Belajar komputer pada Tips Seo. Benarkah dalam hitungan hanya satu menit artikel langsung terindeks Google? Sangat benar. Inilah keunggulan pengguna wordpress dalam hal pelayanan dari Google karena jika anda menulis artikel, dalam hitungan 1 menit saja, artikel anda sudah terdaftar di dalam database index google. Apa benar? Ya, dan inilah buktinya;

Artikel yang terindeks dalam I menit tersebut ada disini. Jadi kronologisnya begini tgl 17 April 2010 saya membaca rekor tercepat terindeks google pada sebuah blog. Pertamanya saya tidak percaya tapi karena penasaran maka saya ujicoba pendapat teman tersebut dengan menulis sebuah artikel tentang bahaya duplikasi konten. Tulisan ini saya buat pada blog saya yang masih baru q-bonk.com.

Setelah posting dipublish, kemudian judul artikel tersebut saya tulis pada kotak pencarian google. Setelah saya klik tombol search, ternyata belum muncul. Lalu saya ulangi setiap kali halaman pencarian google selesai dan belum muncul, saya refresh lagi. Ehhh ternyata setelah selesai refresh KEDELAPAN saja sudah terindeks dan dibawahnya tertulis 1 minutes ago. Wah hebat ya bisa secepat ini terindeks. Mau buktikan sendiri? Silahkan coba. Nah inilah gambarnya;

indeks_artikel_tercepat
Sumber: http://agussale.com/spektakuler-dalam-1-menit-langsung-terindeks-google/.
Baca selengkapnya - 1 Menit Terindeks, spektakuler atau hanya kebetulan semata?

1 Menit Terindeks, antara spektakuler dan kebetulan

Iseng main-main di browsing Google, mencari tips dan trik agar dalam postingan dalam 1 menit terindeks di Google. Luar biasa sekarang 9-9-2010 tepat pukul 1.04 dini hari WIB frasa untuk 1 menit terindeks di Google sangat populer ada Sekitar 461,000,000 hasil pencarian.Wah, berapa lama waktu yang diperlukan untuk membuka semua hasil pencarian.

Inginnya seh, isi postingan ini copas dari blog yang ada dijajaran tertinggi Google, tapi sekali-kali bikin unik konten walaupun dengan bahasa sederhana dan pas-pasan. Ternyata sangat sulit sekali membikin unik konten dengan pemikiran kita, secara gitu membikin posting copas dalam 30 menit mungkin sudah puluhan namun untuk unik konten hanya bisa 1 postingan. Mungkin ini yang membuat Googlebot menyukai unik konten.

Kembali ke pokok permasalahan 1 Menit Terindeks, mungkinkah?
Jelas sangat memungkinkan jika kita menerapkan black seo maka akan dengan cepat masuk jajaran atas Google tapi siap-siap nanggung resikonya masuk ke Google sandbox. Blog ini juga pernah dikarantina Google, saya sendiri tidak mengerti apa karena black SEO, analisa terus saya lakukan ternyata ada yang salah dalam pengaturan DNS domainnya. Lah gimana baru ketahuan setelah 4 bulan dengan 4.000 - 5.000 visitor unik / hari kemudian menjadi 400-500 IP Unik / hari. Sungguh suatu kekecewaan yang sangat tidak terobati. Tertatih-tatih blog ini akhirnya keluar dari Google sandbox tapi saya harus cukup puas dengan hanya 2.000 - 3.000 visitor unik / hari.

1 Menit Terindeks, antara spektakuler dan kebetulan mungkin tidak ada ahli SEO sekalipun yang bisa menjawab. Apakah anda bisa menjawab??
Baca selengkapnya - 1 Menit Terindeks, antara spektakuler dan kebetulan

KOTAK PENCARIAN:

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:

=====
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...