Perempuan Berhak Merencanakan Kehamilan

Merencanakan kehamilan adalah hak perempuan. Jarak kelahiran disarankan 2-4 tahun, dan sebaiknya tidak hamil sebelum 20 tahun atau melebihi usia 35 tahun demi kesehatan ibu dan bayi.
KOMPAS.com - Memiliki rahim adalah salah satu kodrat perempuan. Namun untuk hamil, menurunkan kesempatan hamil atau merencanakan kehamilan, adalah hak perempuan untuk memilihnya. Hak perempuan untuk merencanakan kehamilan tak sekadar kesempatan menentukan berapa dan kapan punya anak. Dengan kehamilan terencana, perempuan juga bisa berkesempatan mengaktualisasikan diri sebagai individu dan menyejahterakan diri dan keluarganya.


Memilih metode, cara atau alat kontrasepsi juga menjadi hak perempuan untuk merencanakan kehamilan dan keluarga. Memiliki keluarga berencana lebih banyak faedahnya, baik bagi ibu, keluarga, ekonomi keluarga, anak, maupun negara.

"Keluarga harus direncanakan. Jangan hamil sebelum usia 20 tahun atau di atas usia 35 tahun. Jarak anak sebaiknya 2-4 tahun. Karena menurut penelitian, dengan menjaga jarak kelahiran akan menurunkan angka kematian atau kesakitan ibu dan anak," papar Prof DR Biran Affandi, SpOG (K), Ketua Asia Pasific Council on Contraception (APCOC) saat konferensi pers peringatan World Contraception Day (WCD) 2010 yang diadakan Bayer Schering Pharma Indonesia, di Citywalk, Kamis (23/9/2010) lalu.

Merencanakan kehamilan dan keluarga, salah satu caranya adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi.

Prof Biran menjelaskan, penggunaan kontrasepsi yang tepat berdampak pada memberi jarak kelahiran, menghindari kehamilan tak terencana atau kebobolan, membatasi jumlah anggota keluarga dan mengurangi pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi, serta untuk memberdayakan perempuan dengan memberi kesempatan berkarier.

KB menyejahterakan
"Penggunaan kontrasepsi juga terkait dengan kebutuhan ekonomi. Dengan menunda atau memberi jarak kelahiran, orangtua bisa meningkatkan standar kehidupan lebih baik kepada anggota keluarga," lanjutnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Prijo Sidipratomo, SpRad(K), menambahkan, perencanaan kehamilan bukan hanya masalah pembatasan keluarga. Ditegaskannya, merencanakan kehamilan sama artinya dengan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan bangsa. "Perencanaan kehamilan sama dengan perencanaan bangsa," katanya.

Keterkaitan KB dengan kesejahteraan semakin dikukuhkan dengan pernyataan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), DR Harni Koesno, MKM.

"Kontrasepsi menyejahterakan keluarga dan perempuan," katanya lugas.

Sementara itu, Setia Edi, SE, MKes, Direktur Jaminan dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional mengatakan, pilihan kontrasepsi kembali kepada keputusan pasutri, dan tidak boleh dipaksakan.

Pertimbangan memilih kontrasepsi adalah didasarkan pada rasionalitas, efektivitas, dan efisiensi, dengan melihat kebutuhannya.

"Untuk menunda kehamilan bisa dengan pil, kalau ingin memberi jarak kelahiran bisa dengan implan, ini bicara efektif. Kalau bicara efisiensi, pil perlu dipenuhi setiap bulan, sedangkan suntikan bisa 1-3 bulan sekali. Jika ingin jangka panjang karena menghemat ongkos kunjungan bisa dengan implan atau IUD," jelas Edi mencontohkan ragam pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan.

Dukungan terhadap perempuan untuk ber-KB semestinya menjadi keharusan. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada perempuan memilih alat kontrasepsi yang paling nyaman dan tepat untuknya sesuai kebutuhan. Karena setiap metode kontrasepsi memiliki kelemahan dan kekurangan tersendiri. Membuka akses informasi seluas-luasnya kepada perempuan tentang kontrasepsi adalah juga pemenuhan hak perempuan untuk menjalani perannya sebagai ibu.

Inilah pesan yang ingin ditegaskan Bayer Schering Pharma, APCOC, IDI, IBI, BKKBN memeringati WCD 2010. Sekaligus juga menanamkan pesan, penghargaan atas hak perempuan yang perlu dikedepankan.


WAF

Editor: Dini (kompas.com)
Baca selengkapnya - Perempuan Berhak Merencanakan Kehamilan

Generasi Muda Dituntut Siap dan Mampu Bersaing dalam Era Globalisasi

Pandan, (Analisa)

Ketua TP PKK Tapteng, Dina Riana Samosir menyatakan, generasi muda dituntut harus siap dan mampu bersaing dalam era globalisasi saat ini. Terlebih, menghadapi kecanggihan teknologi yang tidak hanya memberikan efek positif bagi etika dan moral anak bangsa ini. Selain Iptek,

generasi muda harus selalu menjaga kesehatan. Terlebin, bagi Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Tapteng yang diharapkan dapat memberikan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat daerah setempat.

Hal itu disampaikan Dina Riana Samosir dalam kuliah umum dihadapan ratusan Mahasiswa/i Akper Pemkab Tapteng di Kampus Akper Kelurahan Sibuluan, Pandan, Tapteng, Kamis (23/9) petang.

Dina menegaskan, kendati Akper Pemkab Tapteng masih dalam tahap merintis baik sarana prasarana pendukungnya, namun tidak dapat menjadi alasan untuk mengendorkan semangat dalam proses belajar mengajar.

Pembangunan di Kabupaten Tapteng, kata Dina, pada hakekatnya belum bisa terhenti sampai disini saja. Banyak pembangunan yang harus diselesaikan dan ditingkatkan demi mencapai tujuan mensejahterakan masyarakat Tapteng ini. Demikian dengan peningkatan sarana prasarana baik asrama maupun kampus Akper Tapteng ini.

"Anggaran Pemkab Tapteng sangat minim untuk menampung peningkatan pembangunan yang sudah kita rintis sejak 10 tahun silam, jadi perlu adanya terobosan agar mampu menghasilkan income yang lebih besar bagi PAD Tapteng, sehingga ABPD Tapteng ke depan dapat menampung pembangunan ke segala sektor vital, termasuk dunia pendidikan seperti Akper Tapteng ini," ungkap Dina.

Hal itu dilakukan agar profesional dan kemahiran para lulusan Akper Tapteng tidak diragukan lagi saat bekerja melayani kesehatan masyarakat. "Generasi muda di Tapteng ini lah nantinya yang menikmati hasil dari pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di daerah ini. Maka itu, belajar dan beribadah lah yang tekun serta doakan agar Kabupaten Tapteng akan lebih maju dari saat ini ke depan," pesan Dina Riana diakhir paparannya.

Bupati Tuani Lumbantobing yang berhadir juga berpesan agar Mahasiswa/i Akper Tapteng benar-benar memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun sejak 2008 silam itu. "Tidak ada waktu untuk kita bersantai, kita harus mengejar ketertinggalan dibanding dengan daerah lain. Yakin lah, pemerintah Tapteng akan terus mensuport kemajuan dan peningkatan fasilitas di sekolah ini demi pelayanan prima kesehatan masyarakat daerah ini," ujar Bupati.

Sebelumnya, Direktur Akper Tapteng, dr. Dimpos Hasugian mengutarakan, peserta didik di lembaga pendidikan kesehatan itu sebanyak 58 orang dan menampung puluhan Mahasiswa/i di asrama dengan kondisi kamar mandi yang masih minim. Selain itu, dibutuhkan air bersih yang cukup untuk menampung kebutuhan mandi, masak ataupun aktifitas lainnya para Mahasiswa/i.

Dijelaskan, tenaga pengajar di Akper Pemkab Tapteng ini sebanyak 18 orang, termasuk dengan pendidik jenjang pendidikan strata 2 (S2) sebanyak 3 orang dan seorang dokter spesialis. "Diharapkan ke depan, peningkatan staf pengajar dan sarana pendukung baik proses belajar mengajar ataupun kebutuhan keseharian Mahasiswa/i di asrama dapat ditingkatkan," harapnya. (yan)

Sumber: http://www.analisadaily.com/

Baca selengkapnya - Generasi Muda Dituntut Siap dan Mampu Bersaing dalam Era Globalisasi

Penyelamatan Sapi Betina Guna Tingkatkan Konsumsi Susu Segar

JAKARTA--MI: Konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah, dengan rata-rata konsumsi hanya 11,9 liter per kapita/tahun. Tingkat konsumsi susu orang Indonesia hanya sekitar sepersepuluh rata-rata konsumsi susu dunia. Rendahnya konsumsi susu ini bermuara pada rendahnya kualitas gizi balita dan anak di Tanah Air.

Tingkat konsumsi susu di Indonesia, bahkan merupakan salah satu yang terendah di kawasan Asia. Bandingkan dengan negara lain, seperti India yang mencapai 42,8 liter per kapita/tahun, Malaysia dan Filipina mencapai 22,1 liter per kapita/tahun, Thailand 31,7 liter per kapita/tahun, bahkan Vietnam masih lebih tinggi dari Indonesia, yakni 12,1 liter per kapita/tahun.

"Jika ingin maju, Indonesia harus memiliki kualitas SDM yang bagus. Susu mengandung vitamin A, D, dan E, kalsium, mineral dan protein yang bagus untuk pembentukan otak dan gizi anak," kata Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kementrian Kesehatan lily S Sulistyowati.

Lily menyebutkan, banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat konsumsi susu di Indonesia, diantaranya adalah masih rendahnya produk susu nasional, rendahnya daya beli dan budaya minum susu di masyarakat.

Hingga saat ini produksi susu dalam negeri masih belum mampu mencukupi seluruh permintaan konsumen di dalam negeri karena peningkatan konsumsi susu relatif lebih cepat dibanding produksinya.

Menteri Pertanian H. Suswono, mengungkapkan kondisi persusuan nasional memang masih belum menggembirakan. Pada tahun 2009 misalnya, tercatat produksi susu dalam negeri hanya mampu memenuhi 25,11 persen dari total kebutuhan nasional. "Sekitar 68% lebih bahan baku kita masih impor dari luar negeri," imbuhnya.

Penyebab rendahnya produksi susu, sebut Suswono, juga dikarenakan oleh tingkat pendidikan peternak yang rendah, harga pakan yang tinggi, keterbatasan teknologi, rendahnya kases bibit sapi, dan keterbatasan modal peternak.

Suswono mengungkapkan, para peternak memotong 200 ribu sapi betina produktif setiap tahun karena kesulitan mendapatkan modal. Padahal kata dia, hanya sapi betina yang dapat menghasilkan produk susu. Pada wartawan, dia mengatakan, peternak lebih memilih memotong sapi betina dibanding sapi jantan, lantaran lebih mudah dijual. Seperti di Kupang, sebut Suswono, selisih harga sapi jantan dan betina bisa mencapai Rp1 juta.

"Karena butuh uang, mereka memilih memotong sapi betina sesuai keinginan tengkulak," paparnya.

Guna mengatasi masalah ini, pada 2010 melalui APBNP, pemerintah sebut Suswono telah menyediakan anggaran sebesar Rp30 miliar. Pada 2011, anggaran yang disediakan dari APBN akan bertambah jadi Rp700 miliar. Bila sapi-sapi produktif itu bisa disela-matkan, akan tersedia sekitar 2 juta ekor sapi tambahan hingga 2014 dan memudahkan pencapaian target swasembada daging sapi.

Agar volume produksi susu peternak lokal lebih besar dan harga jual susu segar murni yang lebih sehat dibanding susu bubuk lebih murah, Suswono menghimbau agar tiap daerah melibatkan peternak dalam program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS). "Belum semua daerah menganggarkand ana untuk menjalankan program ini," sebutnya.

Hari Susu Sekolah Se-dunia diperingati setiap tahun tepat pada Rabu terakhir di bulan September. Hari Susu Sekolah Sedunia dicetuskan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa Bangsa (UN Food and Agriculture Organization) dengan tujuan meningkatkan konsumsi susu dan asupan gizi yang baik bagi anak-anak serta mengembangkan industri susu di seluruh dunia.

Kegiatan bertujuan memberikan edukasi mengenai manfaat dan pentingnya minum susu serta meningkatkan pemahaman Indonesia terutama anak-anak sekolah untuk minum susu segar setiap hari. Karena, susu sugar merupakan salah satu unsur penting dalam asupan gizi seimbang bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Pada tahun ini, perayaannya dihadiri pihak Kementerian Kesehatan, Pertanian, produsen susu cair, serta 600 anak Sekolah Dasar di Jakarta untuk bermain dan belajar bersama. (Tlc/OL-3)

Penulis : Cornelius Eko Susanto (http://www.mediaindonesia.com/)
Baca selengkapnya - Penyelamatan Sapi Betina Guna Tingkatkan Konsumsi Susu Segar

30.000 Orang Penderita Gangguan Jiwa Dipasung

Magelang, CyberNews. Perlakuan kepada orang yang mengidap gangguan jiwa seringkali tidak manusiawi. Diperkirakan masih ada sekitar 20.000 hingga 30.000 orang dengan gangguan dipasung oleh keluarganya.

Perlakuan seperti itu disayangkan Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Jiwa Profesor dr Soeroyo Kota Magelang (RSSM), Ermansyah. Menurutnya, angka tersebut tersebar di seluruh Indonesia.

Ketidaktahuan masyarakat tentang gangguan jiwa, lanjut dia, seringkali berbuat nekat untuk memenjarakan mereka sehingga kondisinya semakin parah. Padahal gangguan jiwa bisa diobati.

"Bahkan ada sebuah desa di Serang Banten yang satu desa ada tujuh orang yang dipasung. Ini sungguh mengundang keprihatinan," katanya.

Menurutnya, penyebab masih adanya penderita gangguan jiwa yang dipasung adalah pihak keluarga tidak mau repot. Masyarakat juga ketakutan sehingga sepakat jika mereka diperlakukan seperti itu. Padahal memasung penderita gangguan jiwa melanggar hak asasi penderita untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Direktur Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan, Supriyantoro mengatakan pihaknya baru saja mendapatkan bantuan obat Flufenasin Dekanoat dari seorang yang peduli kesehatan jiwa. "Donatur itu tak mau disebut namanya," katanya.

Dikatakannya, jumlah obat yang diberikan relatif banyak, yakni 60.000 dosis, dengan harga Rp80.000 per dosis sehingga total senilai Rp 4,8 miliar. Jumlah itu, katanya, bisa digunakan untuk 5.000 penderita gangguan jiwa selama 10 tahun. Satu dosis, lanjutnya, bisa digunakan untuk pasien selama satu bulan hanya dengan satu kali suntik. Sedianya, ia mengungkapkan, obat tersebut telah ada di pasaran, namun kurang tersosialisasikan.

Sumber: http://suaramerdeka.com/

Baca selengkapnya - 30.000 Orang Penderita Gangguan Jiwa Dipasung

Satu hari, Aline Adita 5 Kali Gosok Gigi

Johan Sompotan - Okezone
Detail Berita
Aline Adita. (Foto: Elang Riki Yanuar/okezone)

JAKARTA - Artis cantik Aline Adita benar-benar memperhatikan kesehatan giginya. Dalam sehari, Aline bisa menggosok giginya sampai lima kali.

"Saya paling rajin sikat gigi, satu hari 5 kali sikat gigi, tapi paling lama pagi dan sebelum tidur," tutur Aline Adita saat ditemui di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (25/9/2010).

Saking pedulinya dengan kesehatan gigi, modeling ternama ini juga membawa peralatan untuk membersihkan gigi kemana pun beraktifitas.

"Makanya kalau kemana-mana saya bawa sikat dan odol," ulasnya.

Selain itu, diakuinya pun sering melihat ayah kandungnya selalu merintih kesakitan dengan giginya, sehingga membuat perempuan bernama lengkap Caroline Inggrid Adita ini lebih perduli dengan kesehatan gigi.

"Saya itu lihat papa sering ke dikter gigi, pas sakit rasanya ampun banget. Makanya saya ngerasa penting jaga kesehatan gigi," pungkasnya.(nov)

Sumber: http://celebrity.okezone.com/

Baca selengkapnya - Satu hari, Aline Adita 5 Kali Gosok Gigi

Bugar & Cantik dengan Rainbow Water Drop

Bugar & cantik dengan Rainbow Water Drop (Foto: Google)
ANDA lelah? Anda tertekan? Datang saja ke Rhea’s Chamber. Di situ kelelahan dan ketertekanan Anda dipulihkan. Rangkaian perawatan rainbow water drop akan membuat Anda segar dan cantik kembali.

Dengan konsep total inside & outside, Rhea’s Chamber yang terletak di Jalan Bendungan Hilir Raya No.A12, Jakarta Pusat, ini menawarkan aneka perawatan untuk menyeimbangkan kesehatan, pikiran, dan kecantikan. “Kecantikan dari aura positiflah yang akan benar-benar membuat seorang wanita tampak menarik. Aura positif tertentu akan tercipta dari pikiran positif. Untuk itu Rhea’s Chamber menghadirkan perawatan-perawatan yang dapat membuat wanita menjadi lebih rileks, lebih sehat, dan cantik secara keseluruhan,” kata Kania Andhiara Dewi, pemilik Rhea’s Chamber.

Dalam treatment rainbow water drop ini, paket yang ditawarkan, antara lain, after work wellness untuk wanita aktif yang lebih cepat lelah karena banyaknya pekerjaan dan stress recovery untuk wanita yang sedang tertekan.

Perawatan ini dimulai dengan foot massage dan herbal tea untuk memberikan ketenangan terlebih dahulu kepada klien yang memilih paket stress recovery. “Fungsinya melengkapi sebuah rangkaian treatment yang kita sajikan untuk tamu. Kita melakukan beberapa treatment yang standar. Hanya saja kita mengemasnya dengan ciri khas Rhea’s Chamber di mana kita lebih konsentrasi ke body dan mind,” sambungnya.

Ide water drop atau “mandi air hujan” adalah ide Kania sendiri. Ia ingin menampilkan sesuatu yang lain. “Pada dasarnya apa yang sudah ada di Jakarta udah lengkap. Rainbow water drop hanya melengkapi saja. Kita sudah biasa dengan jacuzzi dan steam. Nah, kita rancang sendiri hal yang beda, tetapi tetap bermain dengan air dengan fungsi yang hampir sama,” imbuhnya.

Di sini, air akan membantu menarik semua otot tubuh dan gravitasinya membantu kembali ke posisi yang benar. “Fungsinya hampir sama dengan Jacuzzi, yaitu menyegarkan dan melancarkan peredaran darah. Rangkaian tersebut lengkap sekali. Ada full body massage, scrub. Lalu kita lengkapi dengan rainbow water drop sehingga hasil lebih optimal dirasain,” katanya.

Rangkaian perawatannya dimulai dengan menyiapkan massage oil, cream, scrub, dan masker. Setelah itu, seluruh badan di-massage dengan lembut. “Pijatnya lebih ke Indonesian style. Lebih ke tradisional, ke kesehatan. Misalnya, ada salah urat, keseleo. Kami menyediakan terapis seperti itu,” ujarnya. Setelah itu, scrubbing untuk mengangkat sel-sel kulit mati serta membuat kulit menjadi lebih lembut. Tahap selanjutnya adalah hot stone massage pada punggung dan kaki selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu diberikan masker agar wajah menjadi lebih cerah dan bersinar.

Perawatan utamanya adalah rainbow water drop. Terapis menyalakan air pancur yang berada di atas tubuh. Suhu air bisa disesuaikan. Titik-titik air yang jatuh ke atas tubuh menciptakan sensasi tersendiri. Tubuh menjadi lebih rileks dan segar. Peredaran darah lebih lancar.
(Genie/Genie/tty)
Sumber: http://lifestyle.okezone.com/
Baca selengkapnya - Bugar & Cantik dengan Rainbow Water Drop

Kanker Serviks Wanita

Himbau Wanita Waspadai Kanker Serviks
Boyke Pembicara Seminar Akbid Husada Gemilang Tembilahan

Pakar seksologi terkemuka Boyke Dian Nugraha hadir di Tembilahan. Dalam seminar yang ditaja Akbid Husana Gemilang, ia berpesan agar wanita waspadai kanker serviks.

Seminar Kesehatan Keluarga, Dr Boyke Minta Kaum Perempuan Waspadai Penyakit Kankers Serviks Riauterkini-TEMBILAHAN- Dr Boyke Dian Nugraha menjadi pembicaara tunggal dalam Seminar Kesehatan Keluarga di gedung daerah Engku Kelana Tembilahan, Minggu (26/9/10).

Dalam seminar yang ditaja Akademi Kebidanan Husada Gemilang Tembilahan tersebut, tampak kaum ibu dan remaja puteri memenuhi gedung tersebut.

Tampak kegiatan ini tampak hadir Bupati Indragiri Hilir Indra Muchlis Adnan, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf RTS Manoppo dan beberapa pejabat lainnya. Kaum perempuan tampak serius mendengarkan pemaparan dokter ahli masalah seks ini.

“Kalau kita berpegang kepada ajaran agama yang terdapat didalam kitab suci, maka penyakit menular seksual seperti HIV AIDS dan kankers serviks serta penyakit kelamin lainnya akan dapat dicegah,” ungkapnya saat itu.

Dalam ceramahnya, tanpa sungkan Dr Boyke memperlihatkan visualisasi alat kelamin dan gaya bersetubuh di hadapan Bupati Indragiri Hilir dan para peserta seminar ini, yang ditampilkan dengan layar lebar di hadapan peserta.



“Penyakit menular seksual ini diakibatkan oleh pola perilaku seks yang menyimpang, seperti free seks, gonta ganti pasangan, selingkuh dan perilaku seksual lainnya yang berpotensi mengakibatkan tertularnya penyakit seksual ini,” sebutnya.

Untuk itu, katanya kaum perempuan harus memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai pola hubungan seksual yang sehat dan penyebab terjadinya penyakit menular seksual di kalangan kaum ibu dan pria.

Kaum ibu dan remaja perempuan juga harus rutin memeriksakan kesehatan alat reproduksinya, sehingga dapat secara dini mengetahui dan melakuakn pencegahan terhadap kankers serviks dan penyakit kelamin lainnya.

“Apalagi saat ini penyebaran penyakit AIDS dan penyakit menular seksual lainnn di Indonesia berlangsung sangat cepat. Terutama AIDS, dimana Irian Jaya menduduki peringkat pertama, disusul Jakarta, Surabaya dan Riau,” paparnya.***(mar)

Sumber: http://www.riauterkini.com/
Baca selengkapnya - Kanker Serviks Wanita

Bahaya Jajanan Anak di Sekolah

Waspadai Jajanan Anak di Sekolah

LIBURAN Hari Raya Idulfitri 1431 H usai sudah. Kini, sejumlah anak-anak sudah memasuki bangku sekolah lagi. Menjalani rutinitas yang seperti biasanya. Belajar dan belajar.

Di balik kewajiban anak yang harus belajar, orangtua juga patut memberikan kewajiban untuk memberikan perlindungan ekstra. Bukan masalah pembiyaan sekolah. Namun juga mengenai apa yang dilakukan di sela-sela atau sesudah kegiatan belajar. Yakni jajan.

Masalah jajanan seperti terkesan sepele dan bahkan diremehkan. Banyak orangtua yang masih tidak sadar, jajanan di sekolah dapat menjadi ancaman keselamatan kesehatan anaknya. Berdasarkan kajian dan penyidikan dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung beberapa waktu lalu, 30% dari sekolah yang ada terutama di tingkat sekolah dasar (SD), sejumlah jajanannya masih menggunakan bahan/zat kimia yang dapat mengganggu kesehatan peserta didik.

"Sejumlah makanan dan jajanan tersebut si antaramya mi dan bakso yang menggunakan formalin. Begitu juga dengan sirup, gulali, dan arumanis," ungkap Plt Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BBPOM Jabar, Dela Triatmini, belum lama ini.

Hasil uji klinis/laboratorium pada sirup, diketahui menggunakan pewarna rhodamin, yakni zat pewarna sintetis yang biasa digunakan pada produk tekstil. Guna memperkuat rasa manis sejumlah pedagang menggunakan gula biang dan parahnya menggunakan air mentah. Sedangkan gulali dan arumanis sama-sama menggunakan rhodamin B dan gula biang.

"Padahal bila terus mengonsumsi rhodamin B bisa menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Sementara jika mengonsumsi makanan yang mengandung rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak, sehingga lama-kelamaan jumlahnya terus bertambah," tuturnya.

Sementara gula biang berpotensi bisa mengakibatkan penyakit kanker kandung kemih pada manusia. Efek dari rhodamin B ataupun gula biang ini baru akan kelihatan setelah puluhan tahun.

Keracunan

Tidak salah jika jajanan patut diwaspadai. Simak pula hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB). Tingkat SD menempati ranking pertama dalam kasus keracunan yang berasal dari makanan. Dari 3.239 kasus yang terjadi, 26,09% atau sekitar 845 kasus berasal dari sekolah. Dari jumlah kasus tersebut, didominasi tingkat SD yakni 78,57% kasus dan 3,57%-nya di tingkat taman kanak-kanak.

"Zat pewarna, hingga pemutih, penyedap rasa, dan pengawet menjadi asal mula keracunan tersebut," ujar Dr. Yadi Haryadi dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB dalam satu kesempatan di Kota Bandung.

Apakah masalah ini menjadi tanggung jawab orangtua sepenuhnya? Tidak juga. Sebab di sekolah, guru harus pula berperan sentral dan menjadi kunci utama dalam pengawasan atas beredarnya makanan/jajanan yang akan dikonsumsi siswanya.

Agar tidak mudah tertipu, masyarakat atau sekolah perlu juga memberikan pengertian kepada anak dan peserta didiknya. Salah satunya adalah bersikap waspada atau jangan membeli makanan yang secara fisik berwarna mencolok.

Kantor Kementerian Pendidikan Nasional RI pun kini sudah melangkah jauh dengan ide dan kucuran dana sebesar Rp 25 juta untuk pembuatan kantin sehat di sejumlah SD. Di mana penyediaan air bersih terpenuhi dan makanan yang dijual memenuhi standar kesehatan.

Namun jika dana tersebut belum didapat sekolah, Della mengatakan, cukup melakukan koordinasi dengan para pedagang jajanan agar tidak lagi menggunakan bahan berbahaya.

Pengawasan dan pemberian informasi sudah. Jika masih ragu, maka tentu ini dikembalikan pada peran orangtua. Seperti yang pernah disampaikan artis dan ibu tiga anak Sahnaz Haque, akan lebih baik jika orangtua tidak lagi memberikan bekal materi kepada anaknya saat bersekolah. Berikan juga bekal makanan dari rumah. Karena lebih baik mencegah daripada harus mengobati. Setuju? (rinny rosliani/"GM")**

Sumber: http://www.klik-galamedia.com/
Baca selengkapnya - Bahaya Jajanan Anak di Sekolah

Investasi Alat Fitnes Murah di Rumah

kiri-kanan, medicine ball, bosu balance trainer, resistance bands.
Minggu, 26/9/2010 | 11:14 WIB

KOMPAS.com - Tak bisa ke gym bukan menjadi kendala untuk tetap berolahraga. Anda pun tak harus membeli perangkat olahraga yang mahal lalu membuat Anda menyesalinya karena jarang menggunakannya. Berinvestasi untuk kesehatan bisa dilakukan dengan membeli pilihan alat gym yang terjangkau kantong Anda.

Stability ball
Bola untuk melatih stabilitas fisik atau dikenal juga Swiss ball ini masih terjangkau harganya. Jika pun belum ada anggaran untuk membelinya, Anda masih bisa menggantikannya dengan bangku yang kokoh di rumah. Berlatih di atas stability ball akan menyeimbangkan kerja otot perut Anda. Ini efektif untuk memperkuat tubuh bagian tengah Anda, yaitu perut dan punggung bawah. Stability ball juga bisa melatih punggung dan otot paha, serta betis. Caranya sandarkan punggung pada stability ball yang di letakkan di dinding, lalu Anda bergerak naik turun dengan menurunkan bokong hingga sejajar dengan lutut.

Dumbbell
Rasanya alat untuk melatih kekuatan otot ini wajib dimiliki penggemar olahraga. Cara penggunaannya mudah, praktis dibawa atau diletakkan di sudut rumah. Harga dan modelnya pun bervariasi. Anda bisa memilih sesuai anggaran yang dimiliki.

Resistance bands
Karet dengan pegangan yang bisa meregang ini tersedia dalam berbagai ukuran, lebar, dan level resistensi yang Anda butuhkan. Gunakan karet berukuran besar untuk gerakan squat yang lebih menantang. Atau beli saja ukuran yang lebih kecil untuk melatih paha bagian dalam.

Medicine ball
Bola ini berukuran lebih kecil dari bola basket. Model, berat, dan daya pantulnya juga beragam. Banyak cara dalam memanfaatkan bola ini, untuk melatih tubuh bagian atas atau melatih kekuatan tubuh. Biasanya bola ini digunakan dengan cara kedua tangan memegang bola lalu dengan tangan lurus bola digerakkan ke samping bawah dan samping atas. Anda bisa mengenali ragam model medicine ball dengan mengakses www.performbetter.com.

Bosu Balance Trainer
Modelnya seperti stability ball, hanya saja bentuknya setengah darinya. Fungsi alat ini adalah untuk melatih keseimbangan tubuh. Cukup meletakkannya di lantai, lalu Anda berdiri di atasnya melakukan berbagai gerakan untuk melatih keseimbangan atau kekuatan otot. Anda bisa melakukan push up dengan bantuan alat ini.

Matras
Yang satu ini juga wajib dimiliki, terutama jika Anda penggemar Yoga atau Pilates. Matras juga tersedia dengan ragam pilihan model dan warna, tentu untuk fungsi yang sama.

Weighed Gloves
Selain dumbbell ada alat lain yang memfasilitasi Anda melakukan latihan beban. Pemberat di pergelangan tangan dan pemberat di pergelangan kaki, misalnya. Pemberat di pergelangan kaki dan tangan biasanya digunakan dalam latihan kekuatan saat fitnes, untuk menambahkan daya tahan sekaligus meningkatkan pembakaran kalori. Jadi jika ingin memiliki tangan dan kaki gunakan saja pemberat ini.

Jump Rope
Lompat tali adalah salah satu olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Tak perlu menguras kantong Anda untuk membeli alat olahraga yang satu ini bukan?

Punching Bag
Bukan hanya petinju yang bisa memiliki alat ini, Anda pun bisa. Bagi penggemar olahraga boxing, investasi alat ini bisa membantu mengasah kemampuan Anda di rumah.


WAF

Editor: Dini

Sumber: Womens Health
Baca selengkapnya - Investasi Alat Fitnes Murah di Rumah

Cuaca Tak Menentu, Waspadai DBD

Cuaca Tak Menentu, Waspadai DBD
Cuaca Tak Menentu, Waspadai DBD

JAKARTA (Pos Kota) – Tiga kelurahan di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) masuk zona merah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun, secara umum kasus DBD cenderung mengalami penurunan. Masyarakat diminta untuk tetap mewaspadai ancaman penyakit mematikan tersebut, apalagi kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

Kepala Sudin Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Jakpus, dr Angliana Dianawati, mengatakan tiga kelurahan zona merah tersebut Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kelurahan Cempaka Putih Barat dan Kelurahan Rawasari, ke tiganya masuk Kecamatan Cempaka Putih. “Ini menurun dibanding awal tahun yang mencapai 10 kelurahan. Hal ini berkat kesadaran masyarakat,” ujarnya, Minggu (26/9).

Sesuai catatan Sudin Kesehatan Masyarakat Jakpus, sejak Januari hingga September 2010 tercatat 1.565 kasus DBD. Kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Kemayoran 461 penderita, Kecamatan Johar Baru 230 penderita dan Kecamatan Senen 181 penderita. Sedangkan September 2010, tercatat 131 kasus DBD di masyarakat.

“Sekalipun cuaca tidak menentu, namun kasus DBD cenderung stabil. Dalam kurun waktu dua minggu ini hanya ada dua tambahan kasus, ini menandakan kasus dapat ditekan,” kata Angliana.

Dapat ditekannya angka lonjakan kasus DBD, disebabkan tingkat kesadaran warga yang tinggi atas ancaman penyakit mematikan tersebut. Mereka secara rutin melakukan pemberansan sarang nyamuk (PSN) dan juru pemantau jentik rajin melakukan pemantauan.

(tarta/sir)

Sumber: http://www.poskota.co.id/

Baca selengkapnya - Cuaca Tak Menentu, Waspadai DBD

KOTAK PENCARIAN:

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:

=====
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...