Leadership

Pengertian Kepemimpinan
adalah kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain.

seni mempengaruhi perilaku orang lain

kemampuan untuk membimbing orang lain
Perbedaan Manajemen dan Leadership
Manajemen : adalah suatu proses pencapaian tujuan organisasi melalui usaha orang lain.
atau kegiatan pencapaian tujuan organisasi melalui kepemimpinan.

Kepemimpinan dapat digunakan setiap orang tidak hanya berlaku dalam suatu organisasi tertentu.
kepemimpinan dapat terjadi dimana saja


kepemimpinan tidak harus terikat oleh ketentuan/ aturan-aturan organisasi atau birokrasi.


Pengertian kepemimpinan tidak selalu identik sebagai manajer


Kekuasaan dan Kepemimpinan
Kekuasaan adalah suatu potensi pengaruh dari seorang pemimpin


Pemimpin harus tahu cara menggunakan kekuasaan (power)  sumber kekuasaan :

Coercive Power  berupa hukuman
Expert Power  sumber dari keahlian atau pengetahuan yang dimiliki
Legitimate Power  bersumber pada jabatan, semakin tinggi posisi  power semakin besar
Reward Power  kemampuan untuk menyediakan penghargaan/hadiah
Reference Power  kepribadian

Information Power  pemimpin sebagai sumber informasi.
Connection Power  sumber pada hubungan pemimpin dengan orang- orang penting.

 Pembagian lain:
Kekuasaan jabatan (position power)
kekuasaan pribadi (personal power)

Model Kepemimpinan
Model Fiedler ( model kepemimpinan Kontijensi).
Model ini menggambarkan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan situasi yang menyenangkan.  dimensi:

a. Hubungan pemimpin – anggota: * Tingkat keyakinan
* Kepercayaan
* Respek bawahan

b. Struktur Tugas:  derajat:
- terstruktur
- tidak terstruktur

c. Posisi Kekuasaan Pemim pin  tingkat pengaruh yang dimiliki.

“jika derajat ketiga dimensi tinggi”



“ Kondisi menyenangkan”




Pemimpin diterima pengikut
Tugas-tugas jelas
Penggunaan otoritas dan kekuasaan sesuai dgn posisi pemimpin

 Perilaku pemimpin :  orientasi :
- tugas
Situasi ?

- hubungan

Asumsi Fiedler  situasi berbeda perlu pendekatan perilaku pemimpin yang berbeda  perilaku kepemimpinan yg efektif tidak berpola pada salah satu gaya


Dalam situasi :

menyenangkan atau tidak menyenangkan  kepemimpinan berorientasi pada “ tugas”

Moderat  kepemimpinan berorientasi pada “hubungan”

Model Situasional (Hersey dan Blanchard)
Membagi dua dimensi perilaku:
- Perilaku hubungan : komunikasi dua arah.

- Perilaku tugas : komunikasi satu arah
 Ada 4 Gaya dasar kepemimpinan
Telling Style (S 1)
Orientasi tugas tinggi – hubung an rendah.
Komunikasi satu arah
Pengambilan keputusan oleh kelompok tidak ada
Menekankan pada perilaku pengarah (direktif).

2. Selling Style (S 2)  orienta si tugas tinggi – hubungan tinggi.
Interaksi kelompok dalam pengambilan keputusan (+)

3. Participating Style (S 3)  orien tasi tugas rendah – hubungan tinggi.
 Fokus memberikan dukungan

4. Delegating Style (S 4)  orientasi tugas dan hubungan rendah.
Memungkinkan bawahan untuk berfungsi


“ Gaya kepemimpinan yg tepat tergantung pada tingkat kedewa saan/maturitas bawahan atau pengikutnya “
 Tingkat maturitas : 4 kelompok
M 1 : tidak mau – tidak mampu
M 2 : mau - tidak mampu
M 3 : mampu – tidak mau
M 4 : mampu – mau

“Gaya Kepemimpinan” : S 1  M 1
S 2  M 2
S 3  M 3
S 4  M 4


Kepemimpinan Situasional Hersey dan Blanchard, didasarkan pada:

Jumlah pengarahan yang diberikan
Jumlah dukungan emosional yang diberikan
tingkat maturitas bawahan
4 Kemampuan utama dari Pemimpin Efektif
Pengetahuan yang luas ttg sistem manusia (HAM)
Aplikasi pengetahuan tentang pengembangan dan pembinaan bawahan
Menjalin hubungan antar manusia  mempengaruhi orang lain
Memiliki sekelompok nilai/ pedoman untuk berperilaku
Pemimpinan harus perhatikan
1. Kewaspadaan diri (Self Awareness)  menyadari bgm dirinya mempengaruhi orang lain.
perlu validasi untuk mengetahui persepsi orang lain terhadap tindakan yang dilakukan.
2. Karakteristik kelompok  meliputi norma, nilai-nilai, kemampuan, pola komunikasi, tujuan, ekspresi dan keakraban kelompok

3. Karakteristik Individu  setiap indv unik, kontribusi berbeda tiap individu.  pengarahan dapat berbeda walau tujuan sama.

4. Motivasi  melakukan hal-hal yg dapat meningkatkan motivasi bawahan, melalui pujian, dorongan

3 Ketrampilan Pemimpin:

Konseptual dan tehnikal
Komunikasi
Hubungan Antar manusia (interpersonal)
Karakteristik Pemimpin yang Efektif
Menurut Swansburg:
a. Intelegensi (kecerdasan):
- pengetahuan
- pendapat
- keputusan
- berbicara
b. Kepribadian : mampu beradaptasi, waspada, kreatif,

keseimbangan emosi, mandiri
- dapat bekerja sama
- memiliki integritas pribadi

c. kemampuan:
- Bekerja sama
- hubungan antar manusia
- partisipasi sosial

Kegiatan aplikasi ketrampilan kepemimpinan
1. Perencanaan dan pengorganisa sian  membuat uraian tugas
2. Membuat penugasan dan mem berikan arahan
3. Pemberian bimbingan
4. Memberikan dorongan utk kerja sama
5. Melakukan koordinasi
6. Melaksanakan evaluasi kinerja

No comments :

KOTAK PENCARIAN:

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:

=====
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...